Hibahkan Rp 390 Juta untuk Beasiswa, Bupati Mojokerto: Kecerdasan dan Tekad Tidak Mengenal Latar Belakang

oleh -88 Dilihat
WhatsApp Image 2025 05 07 at 09.55.32
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa menyalurkan bantuan hibah berupa beasiswa dengan nominal total 390 juta rupiah bagi masyarakat miskin yang berprestasi. Beasiswa yang diberikan itu merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam terciptanya keadilan sosial dan kesetaraan dalam bidang pendidikan.

Melalui acara Penyerahan Bantuan Sosial Beasiswa Bagi Masyarakat Miskin Berprestasi dan Hibah Lembaga Keagamaan Tahun 2025 itu, Gus Bupati (sapaan akrab Muhammad Al Barraa) mengatakan bahwa kecerdasan seseorang tidak mengenal latar belakang. Dengan adanya program beasiswa ini, ke depan tidak ada lagi anak-anak berprestasi yang putus sekolah atau terhambat proses pembelajarannya karena faktor ekonomi yang tidak mendukung.

“Tidak boleh ada anak (Kabupaten) Mojokerto yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi, sebab kecerdasan dan tekad tidak mengenal latar belakang,” tutur Gus Bupati pada acara yang digelar di Pendopo Graha Majatama itu.

Penyerahan beasiswa itu juga merupakan bentuk realisasi dari visi Bupati Mojokerto dan Wakilnya, atau yang kerap disebut dengan ‘Catur Abhipraya Mubarok’ poin kedua. Kedua pemimpin di Kabupaten Mojokerto itu berusaha mendongkrak kualitas SDM agar lebih tangguh, cerdas, produktif, terampil dan berkarakter, demi Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.

“Cara terbaik untuk mewujudkan hal-hal tersebut (poin kedua Catur Abhipraya Mubarok) ialah dengan pendidikan. Oleh karenanya (Pemkab Mojokerto) berupaya untuk meringankan beban para pelajar berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas Gus Bupati.

Beasiswa disalurkan kepada 13 orang mahasiswa yang masing-masing mendapatkan Rp 30 juta rupiah. Para mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Islam Majapahit (Unim), dan Institut Agama Islam (IAI) Uluwiyah.

Selain itu, untuk penyerahan hibah bagi lembaga keagamaan di Kabupaten Mojokerto, total Pemkab Mojokerto mengucurkan dana sebesar Rp 28 miliar untuk 51 lembaga keagamaan. Kedua jenis hibah tersebut berasal dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025.

Hibah untuk lembaga keagamaan bertujuan agar pembangunan infrastruktur, khususnya tempat peribadatan, dapat dilakukan dengan merata demi kenyamanan para pemeluk agama dalam beribadah. Oleh karena itu, Gus Bupati menghimbau kepada para ketua dan pemimpin lembaga keagamaan yang mendapatkan dana hibah, agar bisa berperilaku proporsional dan maksimal dalam pemanfaatan dana hibah tersebut.

“Untuk penerima bantuan hibah lembaga keagamaan, pergunakanlah secara maksimal dan proporsional sesuai peruntukannya dalam menunjang kelancaran dan kekhusyukan dalam melaksanakan kegiatan ibadah pada tempatnya masing-masing,” tandas Gus Bupati. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.