HIV di Jember Capai 200 Kasus, Dinkes Pantau dan Edukasi hingga Pemberdayaan Ekonomi

oleh -117 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 02 at 9.04.26 AM
Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Akhmad Helmi Luqman (Ist)

KabarBaik.co – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember mencatat ada sekitar 200 kasus HIV. Angka ini menempatkan Jember di posisi ketiga orang dengan HIV tertinggi di Jawa Timur.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Akhmad Helmi Luqman menjelaskan temuan ini didapatkan melalui skrining kesehatan gratis yang dilakukan di berbagai wilayah.

“Kecamatan Puger ditetapkan sebagai kecamatan dengan temuan kasus paling tinggi sepanjang tahun. Mayoritas penderita berada di usia produktif, yaitu 25 hingga 35 tahun,” ujar Helmi, Minggu (2/11).

Helmi menyebutkan bahwa penularan paling banyak terjadi melalui hubungan seksual berisiko dan perilaku seks menyimpang. Selain itu sebagian kecil kasus juga disebabkan oleh penularan dari orang terdekat.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam penanggulangan dan sudah dilakukan upaya-upaya, mulai dari, pemantauan dan edukasi serta ada program pemberdayaan ekonomi salah satunya adalah usaha laundry kelompok.” katanya.

Dalam program laundry ini, lanjut Helmi, para penyintas dibentuk dalam kelompok beranggotakan sepuluh orang untuk mengelola bisnis mandiri.

“Langkah ini bertujuan mendorong penyintas agar tetap produktif tanpa harus bekerja di luar rumah,” jelasnya.

Helmi berharap, program ini dapat membantu menjaga kemandirian ekonomi para penyintas sekaligus menekan stigma negatif di masyarakat terhadap penderita HIV di Jember. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.