HUT Ke-81 RI, PLN Tambah SPKLU di Tol Solo-Ngawi dan Ponpes Al-Fatah Temboro

oleh -145 Dilihat
Seorang pengguna EV menggunakan SPKLU milik PLN (Ist)

KabarBaik.co, Ngawi – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperluas infrastruktur kendaraan listrik dengan menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area Tol Solo–Ngawi serta Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Temboro. Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik sekaligus menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penambahan SPKLU dilakukan di Rest Area 575A dan 575B ruas Tol Solo–Ngawi. Sebanyak lima unit SPKLU berkapasitas 180 kilowatt (kW) disiapkan guna memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik yang melintasi jalur penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan pengisian daya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah, sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang semakin luas dan mudah diakses.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan penambahan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur kendaraan listrik.

Menurutnya, semakin banyak fasilitas pengisian daya yang tersedia, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Setiap kendaraan listrik yang menggunakan energi listrik merupakan langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Semakin lengkap infrastruktur pengisian daya yang dibangun, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Ini menjadi bagian dari upaya mendukung target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia,” ujar Eric, Minggu (2/8).

Selain di kawasan jalan tol, PLN juga meresmikan SPKLU di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan energi bersih di lingkungan pesantren.

Pengasuh Ponpes Al-Fatah Temboro, K.H. Anwar Mughist, menyambut baik kehadiran SPKLU tersebut. Ia menilai fasilitas itu menjadi bentuk kolaborasi dalam mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan PLN yang telah menghadirkan SPKLU di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi media edukasi bagi santri dan masyarakat tentang pentingnya energi bersih serta menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

PLN menegaskan akan terus memperluas pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di berbagai wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi nasional. Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya sistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan menuju target Net Zero Emissions (NZE) 2060. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.