Ini Cerita Lengkap Jalan Hidup Benny Laos, Cagub Yang Tewas Gegara Speedboat Meledak

oleh -198 Dilihat
BENNY LAOS SARBIN

KabarBaik.co- Kematian Benny Laos, calon gubernur (Cagub) Maluku Utara (Malut), yang meninggal setelah speedboat yang ditumpangi meledak pada Sabtu (12/10), masih menyisakan tanya. Yang jelas, pasangan Benny Laos-Sarbin Sehe (Bersama) disebut-sebut calon terkuat dari tiga pasangan calon lainnya.  

Di Pilkada Malut 2024, paslon Bersama didukung delapan parpol. Yakni, PKB (4 kursi), Nasdem (5 kursi), Demokrat (3 kursi), PPP, PAN (3 kursi), Gelora, PSI, dan Partai Buruh. Tiga pasangan calon lainnya adalah Alion Mus-Sahril Tahir (Am Sah), yang diusung Partai Golkar (8 kursi), Gerindra (4 kursi), Perindo (1 kursi), Garuda (1 kursi), dan PBB (1 kursi).

Cagub Alion Mus yang lahir 3 Oktober 1977 adalah bupati Pulau Taliabu periode 2016-2021 dan 2021–2024. Sebelumnya, Alion Mus Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (2009-2014) dan ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu (2014-2015) dari Partai Golkar.

Lalu, ada pasangan Muhammad Kasuba-Basri Salama (MK Bisa) yang didukung oleh PKS (5 kursi) dan Hanura (5 kursi). Cagub Muhammad Kasuba yang lahir 24 September 1960 ini merupakan Bupati Halmahera Selatan periode yakni 2005–2010 dan 2011–2016. Sebelumnya, ia menjadi anggota DPRD Malut dari PKS periode 2001–2005 dan Anggota DPRD Malut periode 1999–2001. Muhammad Kasuba merupakan adik mantan Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba.

Satu paslon lainnya, Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid Ichsan (Has Kieraha). Cagub-Cawagub ini diusung oleh PDIP  (5 kursi), Partai Ummat, dan PKN. Cagub Husain Alting Sjah yang lahir 1 Maret 1964 itu adalah bangsawan Tidore, senator dan mantan birokrat. Dia adalah sultan ke-37 dari Kesultanan Tidore sejak 2014. Selain itu, dia juga merupakan anggota DPD RI asal Provinsi Malut (2019-2024).

Berdasarkan survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM (Pusdeham) terbaru Oktober 2024, pasangan Benny Laos-Sarbin Sehe unggul dibandingkan tiga paslon lainnya. Dalam rilis Pusdeham pada 11 Oktober 2024, elektabilitas paslon Benny Laos-Sarbin Sehe 40,8 persen. Kemudian, Husein Alting-Asrul Rasyid 22,5 persen, Aliong-Sahril 19,3 persen, Muhammad Kasuba-Basri Salama 12,6 persen, dan belum menjawab 4,9 persen.

Namun, takdir berkehendak lain. Benny Laos kini telah berpulang. Tragedi itu bertepatan dengan HUT ke-25 Malut, 12 Oktober. Sosok Benny Laos yang meninggal dalam insiden speedboat terbakar adalah seorang pengusaha sukses yang berangkat dari nol. Kekayaannya lebih dari Rp 700 miliar. Semasa hidup, sosok Benny Laos banyak menjadi bahan pembicaraan masyarakat serempat karena kepeduliannya.

Jalan hidupnya terentang panjang. Kisahnya dituliskan dalam sebuah buku menarik. Silalakn baca, berikut ini linknya: Jalan Hidup Benny Laos (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.