KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sangat fokus dalam penanganan terjadinya inflasi pada komoditas pertanian. Salah satu komoditas pertanian yang paling krusial ketika laju inflasi semakin meningkat adalah cabai.
Karena itu, Pemkot Batu bersama pihak sekolah se-Kota Batu melaksanakan gerakan tanam cabai serentak yang dipusatkan di SMP Negeri 03 Kota Batu, Jumat (13/9). Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyerahkan secara simbolis bibit cabai dan sarana penanamannya kepada lima Kepala SMP di Kota Batu.
Lima sekolah yang dimaksud yaitu SMPN 03, SMPN 01, SMP Muhammadiyah 08, SMP PGRI 02, dan SMP Solaiman Kota Batu. Dalam kegiatan itu, sebanyak 30 SMP masing-masing mendapatkan 250 bibit cabai, 100 kilogram tanah humus, pupuk organik, dan sarana penanaman lainnya.
“Penanganan inflasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk satuan pendidikan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan di sekolah dengan penanaman pohon cabai,” kata Aries.
Aries mengapresiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu dengan satuan Pendidikan. Sebab, gerakan semacam ini merupakan salah satu bentuk edukasi kepada para siswa yang ada di Kota Batu. ”Para siswa diajarkan mengenai pentingnya pengendalian inflasi serta memberikan gambaran bagaimana pengaruh laju inflasi pada beberapa aspek,” tutur Aries.
Aries berharap kegiatan semacam ini menjadi agenda berkelanjutan dan menjadi salah satu upaya program unggulan dari TPID Kota Batu. “Ke depan kegiatan seperti ini harus kita lakukan secara masif dan terukur, karena hanya dengan aksi nyata seperti inilah laju kenaikan harga komoditas terutama cabai bisa kita antisipasi. Mungkin kita bisa menjadi supplier bagi daerah lain,” pungkasnya. (*)






