KabarBaik.co, Nganjuk – Nasib memilukan menimpa patung Marsinah. Patung Marsinah yang merupakan hasil patungan pekerja se-Jawa Timur kini hanya tergeletak dan teronggok begitu saja di lahan kosong dekat KDMP Nglundo, Sukomoro.
Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa patung bersejarah tersebut akan direlokasi dan dipasang di pintu masuk makam sang pahlawan buruh.
“Untuk rencana relokasi sudah disetujui pihak desa, akan dipasang di pintu masuk makam pahlawan Marsinah,” jelas Ketua DPC F-Hukatan KSBSI Nganjuk Budi Santoso, Selasa (7/4).
Kondisi ini sangat kontras dengan semangat gotong royong saat patung itu didirikan. Berdasarkan surat pernyataan tertanggal 28 April 2013, pembuatan patung ini mendapat izin langsung dari keluarga almarhumah Marsinah melalui Suraji, dengan tujuan untuk mengenang dan menghargai perjuangan Marsinah demi kesejahteraan buruh di Indonesia, jauh sebelum ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Patung berwarna emas yang kini terabaikan tersebut bukan sekadar benda seni, melainkan simbol perlawanan dan tuntutan keadilan yang dibangun atas dasar kesepakatan bersama.
Meski saat ini pemerintah sudah mengganti dengan pembangunan monumen yang baru bahkan rumah singgah, kata Budi, tidak seharusnya patung pertama yang memiliki nilai sejarah tinggi ini dibiarkan tergeletak begitu saja di tanah terbuka.
“Kami berharap kesepakatan yang sudah ada segera ditindaklanjuti, agar simbol perjuangan Marsinah bisa kembali berdiri tegak dan terhormat di tempat yang semestinya,” pungkas Budi. (*)







