Jadwal dan Link Live Streaming Perempat Final AVC Girls U-18: Indonesia Tantang Thailand

oleh -134 Dilihat
INDONESIA PUTRI U18

KabarBaik.co, Jakarta– Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi ujian berat di turnamen level Asia, AVC Girls U-18 Championship 2026. Tina Tisya dan kawan-kawan menantang tuan rumah Thailand pada laga perempat final, Minggu (5/7). Duel di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, itu dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB dan menjadi penentu langkah Srikandi Muda menuju semifinal sekaligus menjaga asa meraih tiket ke Kejuaraan Dunia Voli Putri U-19 pada 2027.

Indonesia melaju ke babak delapan besar dengan status runner-up Pool C di bawah Jepang. Kini tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti. Thailand tampil sebagai juara Pool A sekaligus salah satu kandidat kuat juara. Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Sebab, kedua tim sama-sama memburu tiket menuju semifinal.

Thailand memang datang dengan modal yang sangat meyakinkan. Tim Gajah Putih itu menyapu bersih tiga pertandingan fase grup tanpa kehilangan satu set pun. Mereka mengoleksi sembilan poin dengan rasio poin mencapai 1,679, sebuah gambaran betapa dominannya Thailand atas lawan-lawannya sepanjang penyisihan grup.

Tak hanya unggul secara kolektif, Thailand juga memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini. Di posisi opposite, mengandalkan Emmanuel Ojoaga, pemain berusia 15 tahun dengan tinggi badan 190 sentimeter dan jangkauan spike mencapai 323 sentimeter. Permainan Thailand dikendalikan setter Natnicha Saelao (179 cm), yang dikenal memiliki distribusi bola akurat sekaligus menjadi benteng pertahanan di depan net dengan jangkauan blok 298 sentimeter.

Variasi serangan Thailand semakin berbahaya berkat keberadaan dua outside hitter bertubuh tinggi, T. Natchaya (182 cm) dan C. Chamikon (181 cm), serta middle blocker D. Nichada (183 cm). Kombinasi serangan dari kedua sayap dan quick attack dari lini tengah membuat Thailand menjadi salah satu tim dengan pola serangan cukup komplet di turnamen ini.

Ketangguhan skuad muda Thailand juga telah teruji sebelum AVC Girls U-18 Championship bergulir. Mereka sukses menjuarai Princess Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 3-0 di partai final. Natchaya dinobatkan sebagai MVP sekaligus Best Outside Hitter, sementara Nichada meraih gelar Best Middle Blocker dan Salfanee Kwaengda-em terpilih sebagai Best Libero. Di turnamen level Asia Tenggara ini, Indonesia harus puas berada di peringkat keempat.

Meski demikian, Thailand bukan tanpa kelemahan. Beberapa pemain di sektor outside hitter memiliki postur yang tidak setinggi pemain tengah mereka. Dengan demikian, berpotensi menjadi celah saat menghadapi serangan cepat dari sisi sayap. Selain itu, rata-rata usia skuad Thailand yang masih sekitar 16 -17 tahun membuat aspek kestabilan mental dalam situasi-situasi krusial masih bisa diuji apabila mendapat tekanan sepanjang pertandingan.

Bagi Indonesia, status runner-up Pool C justru dapat menjadi motivasi untuk tampil lepas tanpa beban. Kunci menghadapi Thailand diperkirakan terletak pada keberanian menekan sejak awal, termasuk melalui servis agresif untuk mengganggu penerimaan bola pertama.

Jika receive Thailand berhasil dirusak, distribusi bola dari setter  diyakini tidak berjalan maksimal sehingga Indonesia memiliki peluang memaksa Thailand bermain dengan bola-bola tinggi yang lebih mudah diantisipasi blok maupun pertahanan belakang.

Selain duel Indonesia melawan Thailand, tiga pertandingan perempat final lainnya mempertemukan Jepang kontra Mongolia, China menghadapi Vietnam, serta Korea Selatan melawan Kazakhstan.

Jadwal Perempat Final AVC Girls U-18 Championship 2026 (Sabtu, 5 Juli):

  • 10.00 WIB: Jepang vs Mongolia
  • 13.00 WIB: China vs Vietnam
  • 16.00 WIB: Korea Selatan vs Kazakhstan
  • 19.00 WIB: Thailand vs Indonesia

Bagi penggemar bola voli di Indonesia, pertandingan Indonesia melawan Thailand dapat disaksikan melalui Moji TV atau  platform Vidio: https://vid.id/j9cuxq

Laga ini dipastikan menjadi ujian terbesar bagi tim Garuda Muda Indonesia sejauh turnamen berlangsung. Namun, bola voli selalu menyisakan ruang bagi kejutan. Selama mampu menjaga fokus, bermain disiplin, berani mengambil risiko melalui servis dan serangan, serta enjoy setiap momentum pertandingan tanpa terbebani status tuan rumah, maka peluang Indonesia untuk menciptakan kejutan dan merebut tiket semifinal tetap terbuka.

Tentu, butuh doa dan dukungan terbaik dari volimania Tanah Air. Bisa!

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.