Jalan Rusak Kerap Makan Korban, Warga Kediri Kesal Tanami Pohon Pisang

oleh -142 Dilihat
a29184bf ecce 4dfb a56b 2374c7c4fdf2
Jalan rusak ditanami pohon oleh warga. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Kesal jalan rusak kerap memakan korban dan tak kunjung diperbaiki, warga menanam pohon pisang di jalan berlubang tepatnya di Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Pohon pisang tersebut juga sebagai tanda. Pasalnya sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban usai terjatuh akibat jalan berlubang tersebut.

Erwin salah satu warga mengatakan, jalan tersebut sering dilalui truk bermuatan pasir, sehingga mudah rusak, terutama saat musim penghujan seperti saat ini.

“Mungkin rusaknya karena sering dilewati truk pasir,” katanya, Sabtu (8/2).

Penanaman pohon itu dilakukan warga kemarin dengan panjang sekitar 200 meter.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nur. Iaengatakan sudah banyak pengemudi motor yang terjatuh akibat berusaha menghindari lubang, oleh karenanya warga menanam pohon pisang juga sebagai tanda tempat-tempat yang berlubang.

“Kesal karena tidak diperbaiki, karena sudah banyak pengemudi motor yang terjatuh akibat jalan berlubang itu,” imbuhnya.

Berdasarkan pengamatan KabarBaik.co kerusakan jalan terjadi di sejumlah titik. Warga berharap jalan segera diperbaiki, sehingga tidak kembali memakan korban kecelakaan.

Apalagi pada musim hujan seperti saat ini jalan semakin membahayakan bagi pengendara.

Banyaknya genangan air yang menutupi lubang, ditambah banyaknya kerikil membuat kondisi jalan semakin licin untuk dilalui. Akibatnya, mobilitas warga menjadi terganggu. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.