Pria Asal Sanggar Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kota Bima, Keluarga Tolak Autopsi

oleh -120 Dilihat
Petugas melakukan olah TKP.
Petugas melakukan olah TKP.

KabarBaik.co, Bima – Suasana pagi di Lingkungan Sadia II, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima mendadak geger setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos, Kamis (7/5) sekitar pukul 07.30 WITA.

Korban diketahui bernama Mahmud Bin Juki, 50, asal Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, yang ditemukan tak bernyawa di Kos Pelita 4 Putra.

Kasi Humas Polres Bima Kota Baiq Fitria Ningsih membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya, Kalisom, yang datang ke lokasi sekitar pukul 05.30 WITA untuk membangunkan korban.

“Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan dalam posisi tertidur, namun sudah tidak bernapas,” ujarnya.

Penemuan itu langsung membuat warga sekitar panik dan berdatangan ke lokasi. Personel gabungan Polres Bima Kota bersama Polsek Rasanae Barat turun melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), dibantu Tim INAFIS Polres Bima Kota untuk proses identifikasi dan pemeriksaan awal.

“Mendapat laporan warga, personel gabungan langsung menuju TKP untuk melakukan pengecekan, pengamanan lokasi serta olah TKP oleh Tim INAFIS Polres Bima Kota,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, Mahmud diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas yang telah lama dideritanya. Polisi juga sempat berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait kemungkinan autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis.

Namun, keluarga menolak autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.