KabarBaik.co, Sidoarjo – Menjelang penutupan jalur afirmasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Sidoarjo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo mengingatkan para orang tua agar tidak menunda proses pendaftaran. Rabu (13/5) kemarin menjadi hari terakhir pengajuan berkas bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu maupun penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo, Tirto Adi, menegaskan bahwa masyarakat harus memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap dan terunggah dengan benar ke dalam sistem sebelum batas waktu berakhir.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang memanfaatkan jalur afirmasi, agar segera menuntaskan proses pendaftaran. Jangan sampai terlewat karena jalur ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh anak di Sidoarjo,” ujarnya Kamis (14/5).
Jalur afirmasi dalam SPMB tahun ini memang diprioritaskan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, anak panti asuhan, hingga calon peserta didik penyandang disabilitas agar tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas.
Usai tahap pendaftaran ditutup, panitia langsung melanjutkan tahapan berikutnya khusus bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Tirto menjelaskan, calon siswa penyandang disabilitas akan menjalani asesmen pada 14 hingga 15 Mei 2026.
“Asesmen ini penting untuk memetakan kebutuhan peserta didik disabilitas sehingga sekolah nantinya dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai dan maksimal,” imbuhnya.
Untuk pendaftar dari keluarga tidak mampu, syarat utama yang wajib dilampirkan meliputi bukti kepesertaan program penanganan kemiskinan seperti PKH, KIS, KIP atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang sah.
Sementara itu, calon peserta didik penyandang disabilitas diwajibkan melampirkan hasil pemeriksaan dari dokter spesialis maupun psikolog profesional sebagai dasar pelaksanaan asesmen.
Dikbud Sidoarjo memastikan seluruh proses seleksi jalur afirmasi dilakukan secara transparan agar kuota yang tersedia benar-benar tepat sasaran dan dapat membuka kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi generasi muda di Sidoarjo. (*)





