Jamin Stok BBM-LPG Nataru, Hiswana Migas Besuki Perketat Pengawasan SPPBE dan Agen

oleh -28 Dilihat
IMG 20251205 WA0000
Ketua Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana. (Aji)

KabarBaik.co – Hiswana Migas Besuki memastikan kesiapan dan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Guna memastikan hal tersebut, Hiswana Migas telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menjamin pasokan BBM dan LPG, khususnya yang bersubsidi, agar mencukupi kebutuhan masyarakat.

“LPG 3 Kg sejauh ini tidak ada keluhan terkait kelangkaan di momen menjelang Nataru. Permintaan cenderung stabil, bahkan terkadang berkurang,” kata Ketua Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana, Jumat (5/12).

Ia menyebut, hal itu juga dipengaruhi oleh cuaca dimana saat musim hujan, permintaan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) cenderung menurun karena aktivitas di luar ruangan masyarakat juga berkurang.

Lebih lanjut Ikbal mengatakan, Hiswana juga fokus pada penertiban penggunaan LPG 3 Kg bersubsidi, terutama menyasar Stasiun Pengisian Bulk LPG (SPPBE).

“Peruntukan LPG 3 Kg jelas hanya diperuntukkan bagi rumah tangga, UMKM, nelayan sasaran, dan petani sasaran,” katanya.

“Kami juga telah melakukan sosialisasi kepada agen LPG 3 Kg di Jember untuk tidak melayani SPPBE. Pihak agen juga disosialisasikan agar SPPBE menggunakan LPG non-subsidi, minimal ukuran 5,5 Kg, 12 Kg, atau 50 Kg,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Stok BBM, khususnya Biosolar, Ikbal memastikan stok aman hingga akhir tahun.

Meskipun aman, pembatasan pembelian tetap diberlakukan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Khususnya untuk BBM jenis bio solar dibatasi 60 liter per hari untuk kendaraan pribadi roda empat, 80 liter untuk kendaraan umum roda empat, dan 200 liter untuk kendaraan umum roda enam atau lebih dan untuk Pertalite dan Pertamax, saat ini belum ada pembatasan,” ungkapnya.

Ikbal mengimbau, agar masyarakat melaporkan ke pihak Migas atau Pertamina jika terjadi kelangkaan di SPBU suatu daerah. Cara melaporkannya bisa menghubungi call center yang tertera di SPBU. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.