Jamu Australia di SUGBK, Ini Pertimbangan PSSI

oleh -2155 Dilihat
0608 Naskah Olahraga Indonesia Kualifikasi PD 2026
Suporter Timnas Indonesia yang memadati Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, menunjukkan dukungan kepada para pemain dan staf setelah pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Filipina, 11 Juni 2024 lalu. (Foto: istimewa/Getty Images)

KabarBaik.co – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, terancam batal menjadi venue pertandingan Timnas Indonesia. Skuad Garuda akan kembali berlaga pada lanjutan Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

PSSI telah mengajukan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kepada AFC sebagai venue matchday 2 Grup C untuk menggelar laga Timnas Indonesia kontra Australia pada 10 September 2024. Kabar perubahan venue ini diketahui dari postingan Australia, melalui akun Instagram resmi mereka, @socceroos.

Semula, PSSI disebut-sebut memilih Stadion GBT untuk lokasi pertandingan melawan Australia. Namun, federasi melihat ada peluang menjamu Negeri Kanguru tersebut di SUGBK.

“Kami sekarang ini intens banget koordinasi dengan (pengelola) GBK, dan kami melihat peluang dari GBK untuk dipakai sebagai venue (pertandingan) babak ketiga melawan Australia tanggal 10 September,” kata salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Mahendra Sinulingga dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (6/8).

“Kami sudah mengajukannya juga ke AFC, sehingga Australia mungkin dapat informasi dari AFC mengenai (perubahan) lapangan tersebut,” tambahnya.

Diketahui, lapangan SUGBK sempat diperbaiki total, terutama berkaitan dengan rumputnya. Namun, Arya menyebutkan jika PSSI sudah melakukan kunjungan ke SUGBK beberapa waktu lalu.

“Mereka (pengelola GBK) lagi progres terus untuk memperbaiki rumput di sana dan mereka kabarnya akan mencari rumput tertentu juga dari (salah satu) daerah di Jawa untuk bisa GBK dipakai secepatnya, sehingga bisa digunakan (Timnas Indonesia) di babak ketiga,” jelas Arya.

Pria yang juga Staf Khusus III Menteri BUMN itu membeberkan jika bermain di SUGBK akan dapat lebih banyak dukungan dari suporter. Untuk diketahui, stadion yang dibangun pada tahun 1962 silam itu mampu menampung sampai 75 ribu suporter, sedangkan GBT hanya sekitar 46 ribu penonton.

“Memang kenapa di SUGBK, karena kami ingin memberikan ruang-ruang besar kepada suporter dan penonton,” pungkas Arya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Dian Kurniawan


No More Posts Available.

No more pages to load.