Jasad Pemuda yang Mencebur ke Sungai Brantas Jombang Ditemukan

oleh -192 Dilihat
Jasad korban saat tiba di rumah duka.(istimewa)
Jasad korban saat tiba di rumah duka.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Pencarian DS, 27, perangkat Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Jombang, yang menceburkan diri ke Sungai Brantas bersama sepeda motornya, membuahkan hasil.

Jasad DS ditemukan petugas gabungan bersama warga pada Senin (17/8) sekitar pukul 16.40 WIB. Korban ditemukan sekitar 24 jam setelah dilaporkan menceburkan diri ke sungai.

Lokasi penemuan jasad berada sekitar 50 meter dari titik awal DS menceburkan diri.

“Jadi untuk korban dan motornya sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi, lokasinya terpisah,” kata Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.

Wiku mengatakan DS ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dievakuasi dari Sungai Brantas, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan sudah dievakuasi ke rumah duka,” ujarnya.

Sementara itu, sepeda motor Honda Mega Pro milik korban ditemukan di sekitar lokasi awal DS menceburkan diri. Motor tersebut kemudian dievakuasi dengan bantuan warga.

“Untuk motor, tadi ditemukan di lokasi dia menceburkan diri, dan ditarik menggunakan tali, dibantu warga sampai ke pinggir,” jelas Wiku.

Sebelumnya, DS dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Brantas pada Minggu (16/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa itu terjadi di tengah Sungai Brantas, tepatnya di perbatasan Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, dengan Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang.

Saat itu, DS menyeberang seorang diri menggunakan perahu sambil membawa sepeda motor Honda Mega Pro. Namun, ketika perahu baru menempuh sekitar seperempat perjalanan, DS tiba-tiba menceburkan diri ke sungai bersama motornya.

Dua orang yang berada di perahu sempat berupaya menyelamatkan DS dengan melempar rompi dan ban pelampung. Namun, korban justru menyingkirkan kedua alat tersebut hingga akhirnya tenggelam.

DS diketahui merupakan perangkat Desa Gedongombo dan menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra).

Terkait dugaan motif, Kepala Desa Gedongombo Lasiman mengatakan sempat beredar kabar bahwa korban menceburkan diri karena persoalan asmara. Namun, pihak desa belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kalau yang saat ini beredar isunya memang seperti itu. Namun, apakah pasti itu kami juga tidak bisa memastikan,” kata Lasiman.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.