KabarBaik.co, NTT – Tak banyak bicara. Tak banyak berdiskusi. Pagi itu, yang ada hanya langkah kaki dan tekad untuk segera tiba di tengah warga yang membutuhkan pertolongan. Tim Kesehatan KR-BNN dari Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai bergerak menyusuri wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka mendatangi warga yang belum terjangkau pelayanan medis.
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, tim medis membawa obat-obatan, peralatan kesehatan, dan tenaga untuk membantu warga.
Namun, yang mereka bawa lebih dari sekadar perlengkapan medis. Ada kepedulian yang ikut berjalan bersama mereka. Ada rasa persaudaraan yang membuat jarak antarpulau seolah tak berarti.
Setiap warga yang ditemui menjadi alasan bagi mereka untuk terus melangkah. Setiap tangan yang ditolong menjadi bagian dari harapan agar masyarakat terdampak dapat kembali bangkit. Bagi tim medis NTB, kehadiran mereka bukan sekadar menjalankan tugas.
Mereka datang untuk memastikan bahwa saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi masa sulit tidak merasa berjalan sendirian. Dari NTB untuk NTT, pelayanan kesehatan itu menjadi bentuk nyata sebuah pelukan—pelukan persaudaraan dari satu daerah untuk saudara sebangsa yang sedang terluka. (*)






