KabarBaik.co, Bojonegoro – Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama sejumlah instansi terkait turun langsung meninjau kondisi jalan nasional di ruas Bojonegoro–Babat yang mengalami kerusakan di beberapa titik.
Inspeksi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah bersama Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali Rizali Rahmanto.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan nasional tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama jelang meningkatnya mobilitas kendaraan saat musim mudik Lebaran. Dalam inspeksi tersebut, rombongan menemukan sejumlah titik kerusakan jalan berupa lubang dan permukaan bergelombang. Beberapa titik bahkan telah mulai diperbaiki melalui penambalan sebagai langkah penanganan sementara.
Nurul menegaskan, peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan jalur mudik berada dalam kondisi layak dilalui. “Ada beberapa jalan yang berlubang dan bergelombang. Hari ini sudah dilakukan perbaikan serta penambalan untuk memastikan jalan dalam kondisi baik sehingga tidak menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, Jumat (12/3).
Nurul menginstruksikan seluruh camat di sepanjang jalur nasional untuk melakukan pendataan terhadap titik-titik kerusakan jalan di wilayah masing-masing. “ Data tersebut akan kami laporkan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional agar dalam lima hari ke depan perbaikannya bisa tuntas,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP. Afrian Satya Permadi, mengimbau masyarakat agar bersabar selama proses perbaikan masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat mudik Lebaran.
Kapolres juga mengingatkan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di titik-titik perbaikan. “Selain faktor cuaca, kendaraan yang melintas juga bisa memicu kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, PPK 4.6 BBPJN Jawa Timur–Bali Rizali Rahmanto menyebut pihaknya menargetkan perbaikan jalan di wilayah Bojonegoro bagian barat rampung dalam waktu dekat. “Kami menargetkan hingga 17 Maret perbaikan sudah selesai sampai wilayah barat Bojonegoro,” ungkap Rizali.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan dipicu oleh cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir serta tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Dalam proses perbaikan saat ini, pihaknya menggunakan metode manual packing. Penggunaan alat berat tidak lagi diperbolehkan beroperasi sejak 10 Maret, karena meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik.
“Untuk jalan cor yang rusak akan kami bongkar, tetapi hanya di titik-titik tertentu saja. Perbaikan menyeluruh kemungkinan dilakukan setelah Lebaran,” pungkasnya. (*)








