Kabupaten Malang Kembangkan 80 Ton Benih Bawang Putih, Lumbu Hijau Jadi Andalan

oleh -118 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 20 at 11.02.35 AM
Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna M Saniputera, dengan benih bawang putih Lumbu Hijau (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kabupaten Malang terus mendorong pengembangan bawang putih lokal sebagai salah satu komoditas pertanian unggulan. Salah satu varietas yang selama ini menjadi andalan adalah Lumbu Hijau, yang dikenal memiliki ukuran umbi tidak terlalu besar namun kuat dari sisi cita rasa.

Upaya memperkuat produksi bawang putih lokal tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian RI melalui bantuan 80 ton benih bawang putih kepada Pemkab Malang. Program pembenihan itu dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi untuk budidaya bawang putih.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna M Saniputera, mengatakan tahap pertama telah direalisasikan dengan menanam 20 ton benih di lahan seluas 20 hektare.
Penanaman tahap awal tersebut tersebar di Desa Sumbersuko dan Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, serta Desa Taji, Kecamatan Jabung.

“Ini merupakan program pembenihan. Hasil panen kami serahkan kembali ke Kementerian Pertanian untuk disalurkan ke petani produksi,” ujar Avicenna, Rabu (19/8), saat ditemui usai kegiatan Tanam Bawang Serentak bersama Kapolda Jatim di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Dari penanaman tahap pertama, sebagian lahan telah memasuki masa panen. Bawang putih dari lahan seluas 10 hektare menghasilkan sekitar 100 ton benih. Dengan demikian, rata-rata hasil pembenihan mencapai sekitar 10 ton per hektare.

Sementara itu, sebanyak 60 ton bantuan benih yang tersisa akan ditanam pada tahap kedua. Penanaman direncanakan berlangsung pada musim tanam Oktober hingga November 2026.

Pada tahap kedua, penanaman akan diarahkan ke sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Pujon, Jabung, Ngajum, Wonosari, Ampelgading, dan Sumbermanjing Wetan. Total lahan yang diproyeksikan mencapai sekitar 60 hektare dengan potensi produksi sekitar 600 ton benih.

Jika seluruh target tersebut tercapai, produksi pembenihan dari program bantuan 80 ton benih diperkirakan mencapai 800 ton. Hasil pembenihan nantinya akan diserap Kementerian Pertanian untuk selanjutnya disalurkan kepada petani yang mengembangkan bawang putih konsumsi.

Avicenna menjelaskan lokasi penanaman diprioritaskan pada wilayah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sejumlah wilayah yang memiliki potensi antara lain Kecamatan Ngajum, Wonosari, Pujon, Ngantang, Jabung, Ampelgading, Tumpang, hingga Wagir.

Menurut dia, budidaya bawang putih sebenarnya tidak menghadapi kendala berarti selama kebutuhan air dapat terpenuhi. Tantangan yang masih perlu ditingkatkan justru berkaitan dengan produktivitas.

Saat ini, produktivitas bawang putih di Kabupaten Malang rata-rata berada di kisaran 10 ton per hektare. Angka tersebut masih di bawah potensi produksi bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok, yang menurut Avicenna dapat mencapai 15 hingga 20 ton per hektare.

Karena itu, pemerintah daerah juga membuka peluang pengembangan varietas lain untuk meningkatkan produktivitas petani. Salah satunya melalui bantuan 1,2 ton benih bawang putih varietas Sangga Sembalun dari Polda Jatim.

“Kami harapkan nanti bantuan dari Polda sebanyak 1,2 ton benih varietas Sangga Sembalun bisa bagus produktivitasnya, dan itu menjadi alternatif bagi petani lokal yang masih menggunakan varietas Lumbu Hijau,” jelas Avicenna.

Program pembenihan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketersediaan benih unggul lokal, tetapi juga mengurangi ketergantungan petani terhadap varietas bawang putih impor. Dalam jangka panjang, pengembangan benih lokal ditargetkan mampu mendukung peningkatan produksi sekaligus memperkuat swasembada pangan di Kabupaten Malang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.