KabarBaik.co – Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Ahmad Midhol. Fakta baru terungkap, bahwa pelaku utama perampokan dan pembunuhan sadis di Desa Imaan, Kecamatan Dukun itu juga kerap mencuri selama sembunyi di Pulau Kalimantan.
Dari pemeriksaan awal, Midhol diketahui sudah tinggal dan sembunyi di Kalimantan selama 7 bulan. Ia terakhir bekerja di kebun sawit wilayah Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
“Lokasi yang jauh dari pemukiman warga sehingga cukup menghambat proses pencarian pelaku,” beber Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz kepada awak media, Selasa (1/7).
Namun bukannya taubat, selama di tempat persembunyian Midhol ternyata masih kerap melakukan aksi kejahatan. Dari laporan warga sekitar, pria 39 tahun itu kerap mencuri hingga meresahkan masyarakat. Mulai dari barang berharga, uang, hingga biji sawit. “Untuk dijual kembali demi bertahan hidup,” imbuhnya.
Laporan-laporan itu sangat membantu pihak kepolisian menemukan keberadaan Midhol, sang pembunuh sadis yang sudah buron setahun lebih usai merampok dan membunuh tetangganya pada 16 Maret 2024 silam.
Kini, Midhol sudah dijebloskan ke sel tahanan Rutan Polres Gresik. Tidak hanya itu, ia juga dihadiahi timah panas di kedua betis dan mata kakinya. Hal ini dikarenakan Midhol melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat ditangkap.
Seperti diberitakan, Ahmad Midhol adalah otak perampokan sadis yang menewaskan Wardatun Toyyibah, 28 tahun. Midhol tega menghabisi nyawa tetangganya sendiri lalu menggasak uang di laci kamar korban sekitar Rp 150 juta, 16 Maret 2024 silam.
Midhol diketahui kenal dengan korban. Rumahnya dengan Wardatun Toyibah bahkan saling berdekatan. Usai melakukan perampokan, ia kabur dan sering berpindah tempat. Hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik pada 29 Juni 2025.(*)








