KabarBaik.co – Sebuah insiden kebakaran terjadi pada Selasa (20/8), sekitar pukul 14.54 WIB, di RT 14 RW 04 Dusun Krajan, Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Amuk si jago merah melalap kandang kambing milik warga setempat bernama Suyatno.
Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material cukup besar karena 5 ekor kambing tewas terpanggang yang diperkirakan mencapai Rp 45 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, menjelaskan kebakaran berawal ketika putri Suyatno melihat api mulai menyala di kandang kambing sekitar pukul 14.40 WIB.
Upaya pemadaman awal dilakukan oleh Suyatno bersama tetangga sekitar, namun api sulit dikendalikan. “Sekitar pukul 14.54.WIB, layanan darurat pemadam kebakaran menerima laporan dari istri Suyatno,” terangnya.
Lanjut Habib, petugas dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek merespons dengan cepat. Mereka menerima laporan pada pukul 14.54 WIB dan segera berangkat menuju lokasi pada pukul 14.55 WIB. Armada pemadam tiba di lokasi kebakaran pada pukul 15.04 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 15.24 WIB.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material berupa kandang dan lima ekor kambing mencapai sekitar Rp 45 juta. Berkat kerja cepat tim dan bantuan masyarakat, rumah milik Suyatno yang bernilai sekitar Rp 100 juta berhasil diselamatkan dari jangkauan api,” jelas Habib.
Dalam operasi pemadaman ini, sebanyak 20 anggota Damkar dikerahkan, dibantu oleh TNI-Polri dan masyarakat sekitar. “Dua unit mobil pemadam kebakaran kami kerahkan dengan total penggunaan air sebanyak 6000 liter,” kata Habib.
Penyebab kebakaran ini diduga kuat akibat kelalaian, dimana api diangan dibiarkan menyala dan tidak diawasi dengan baik. Setelah upaya pemadaman dilakukan oleh petugas, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 15.26 WIB.
Belajar dari kejadian itu, Habib mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam mengawasi sumber api, terutama di area yang mudah terbakar. (*)







