Kandang Ternak di Tengah Permukiman Warga Beji Kota Batu Terbakar

oleh -176 Dilihat
IMG 20260511 WA0047
Peristiwa kebakaran di sebuah kandang ternak Kota Batu. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Batu – Warga Jalan Makam RT 03 RW 04, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dibuat panik setelah kobaran api melalap sebuah kandang ternak di tengah permukiman padat penduduk, Senin (11/5) dini hari.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 00.07 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kandang milik Bayu Trisna.
Beruntung respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu berhasil mencegah api merembet ke rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Damkarmat Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim sesaat setelah menerima laporan dari warga. “Tim langsung terjun ke lokasi kejadian begitu laporan kami terima dan sekitar pukul 00.19 WIB sudah berada di lokasi kejadian. Dan, langsung melakukan pemadaman secara intensif,” ujar Agung, Senin (11/5).

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat Kota Batu mengerahkan Regu Yudha dengan total 15 personel. Selain itu, lima unit armada pemadam juga diterjunkan ke lokasi, terdiri dari tiga unit mobil pompa atau gajah dan dua unit mobil suplai air.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan api yang sudah terlanjur membesar di area kandang. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan atau cooling untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di puing bangunan.

“Proses pendinginan sangat krusial dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersembunyi di balik puing-puing bangunan. Kami harus memastikan kondisi benar-benar aman agar tidak terjadi kebakaran susulan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun hewan ternak dalam kejadian tersebut. Namun bangunan kandang mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, kerugian material akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Sementara itu, penyebab pasti munculnya titik api hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Agung juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada waktu dini hari ketika aktivitas warga dan pengawasan lingkungan cenderung berkurang.

“Kami meminta masyarakat segera melapor melalui kanal darurat jika melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan laporan warga sangat membantu kami dalam meminimalisir kerugian dan mencegah jatuhnya korban,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.