Kapolres Lombok Timur Turun Langsung Padamkan Karhutla di Rinjani, Api Berhasil Dijinakkan

oleh -127 Dilihat
IMG 20260809 WA0016
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha turun langsung melakukan pemadaman. (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Lombok Timur – Respons cepat dan sinergi tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Resort Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, bahkan turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal.

Upaya penanganan berlangsung sejak Jumat (7/8) sore hingga Sabtu (8/8) dini hari. Kebakaran diketahui setelah petugas TNGR menerima informasi masyarakat mengenai titik panas atau hotspot di sekitar batas kawasan Maletan, TNGR Resort Sembalun, Jumat sekitar pukul 16.48 WITA.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Sembalun langsung berkoordinasi dengan Koramil Sembalun dan petugas TNGR untuk melakukan pengecekan. Sekitar pukul 18.30 WITA, tim gabungan menemukan tiga titik api yang masih aktif.

Tim kemudian bergerak melakukan pemadaman menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya jet shooter, racun api, parang dan perlengkapan pendukung lainnya. Pemantauan juga dilakukan menggunakan drone untuk mengetahui perkembangan titik api.

Sekitar pukul 20.30 WITA, hasil pemantauan udara kembali menemukan dua titik api. Kapolres Lombok Timur kemudian turun langsung ke lokasi sekitar pukul 21.45 WITA. Kehadiran Kapolres di tengah proses penanganan dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 00.01 WITA, Kapolres bersama tim pengendalian Karhutla kembali melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api yang masih menyala. Dengan menggunakan jet shooter dan peralatan yang tersedia, tim berjibaku memadamkan api hingga akhirnya sekitar pukul 01.50 Wita sejumlah titik api berhasil dipadamkan.

Tim Manggala Agni kemudian melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala maupun potensi api kembali membesar. Penanganan Karhutla tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, TNGR, Damkarmat Sembalun, Manggala Agni, masyarakat serta siswa SKMA.

Sekitar pukul 02.30 WITA, Kapolres Lombok Timur memimpin apel konsolidasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja sama dalam penanganan kebakaran. “Kekompakan dan sinergitas seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan kebakaran,” kata Ariakta.

Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, khususnya di kawasan TNGR, sebagai langkah antisipasi apabila kembali terjadi Karhutla. Berdasarkan pemantauan sementara, luas kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi semak, perdu dan liana.

Seluruh rangkaian pengendalian dan pemadaman selesai sekitar pukul 03.15 Wita. Manggala Agni selanjutnya melakukan mopping up untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan mencegah terjadinya penyalaan kembali.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi tidak menutup kemungkinan kebakaran dipicu kelalaian manusia.

Polres Lombok Timur bersama TNGR, TNI, Manggala Agni, Damkarmat dan unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi untuk memastikan keamanan kawasan serta mengantisipasi terjadinya Karhutla susulan. Polres Lombok Timur juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.