Kapolres Mojokerto Cek Pospam Kenanten, Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026

oleh -84 Dilihat
IMG 20260316 WA0027 scaled
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, mengecek kesiapan personel di Pospam Kenanten. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Pengecekan dilakukan di Pos Pengamanan (Pospam) Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/3).

Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Mojokerto berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polres Mojokerto mendirikan tiga pos pengamanan, yakni satu Pos Pelayanan (Posyan) Sendi di Kecamatan Pacet serta dua Pospam di Kenanten, Kecamatan Puri dan Cembor, Kecamatan Trawas.

AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, saat ini pelaksanaan operasi telah memasuki hari keempat. Selama tiga hari pertama, pihaknya melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap sejumlah potensi kerawanan. “Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain potensi banjir, arus lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan malam takbir, serta aktivitas silaturahmi dan wisata masyarakat,” ujarnya.

Menurut Andi, kawasan Pacet dan Trawas menjadi salah satu fokus pengamanan karena dikenal sebagai daerah rawan longsor dan banjir. Oleh karena itu, pihaknya melakukan langkah antisipasi lebih intensif.

“Kami bekerja sama dengan berbagai stakeholder, termasuk dinas terkait dan pihak swasta, untuk melakukan pemantauan serta pengecekan kendaraan yang melintas, khususnya terkait sistem pengereman dan kondisi ban,” kata dia.

Selain itu, Polres Mojokerto juga menggandeng Tahura serta dinas terkait untuk melakukan patroli di kawasan pegunungan guna mengantisipasi potensi longsor. Langkah ini dilakukan menyusul informasi dari BMKG yang menyebut fenomena El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan April 2026.

Meski demikian, Andi menyebut hingga saat ini kondisi wilayah Kabupaten Mojokerto relatif aman dan belum ditemukan potensi bencana yang signifikan. Sementara terkait arus lalu lintas, pergerakan kendaraan yang melintas di wilayah Mojokerto masih didominasi aktivitas masyarakat lokal.

“Untuk saat ini kendaraan yang melintas masih didominasi aktivitas lokal. Kawasan wisata juga belum menjadi tujuan utama masyarakat pada tiga hari pertama operasi ini,” ujarnya.

Dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Mojokerto menerjunkan sekitar 150 personel. Jumlah tersebut diperkuat dengan personel dari polsek di jalur utama serta kawasan wisata. “Jika digabung dengan personel dari polsek jalur, polsek wisata, dan dukungan instansi lain, total kekuatan pengamanan bisa mencapai hampir 400 personel,” kata Andi.

Ia berharap keberadaan pos pelayanan dan pos pengamanan tidak hanya menjadi tempat monitoring, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kendali operasi di lapangan. “Dengan kekuatan personel yang ada, kami berharap seluruh kegiatan pengamanan dapat berjalan lebih efektif dan masyarakat merasa aman selama perayaan Idul Fitri,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.