Kasal Wisuda 240 Perwira Remaja AAL, Tegaskan Rekrutmen Inklusif dan Berakreditasi Unggul

oleh -118 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 21 at 5.36.18 PM
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali resmi mewisuda 240 perwira siswa Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 71. Prosesi wisuda ini menandai keberhasilan seluruh taruna menyelesaikan pendidikan di lembaga yang kini telah mengantongi akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Lulusan Berprestasi Tinggi

Seluruh perwira remaja dinyatakan lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. Sebanyak 117 perwira di antaranya berhasil meraih predikat pujian atau cum laude. Para lulusan berasal dari lima program studi (prodi) strategis, yaitu, Manajemen Pertahanan Laut, Teknik Kapal Perang, Teknik Mesin Kapal Perang, Elektronika Kapal Perang, Logistik dan Keuangan Pertahanan Laut Aspek Darat, Setelah prosesi wisuda, para perwira remaja akan menjalani Kursus Perwira Remaja (Kursus Paja) di Komando Latihan (Kolat) sebelum langsung ditempatkan di kapal perang (KRI) seluruh wilayah kerja TNI AL.

Komitmen Rekrutmen Inklusif dan Objektif

Menanggapi adanya lulusan berprestasi dari latar belakang keluarga sederhana, Kasal menegaskan bahwa TNI AL menerapkan sistem rekrutmen yang inklusif dan transparan. Pendidikan di AAL sepenuhnya tidak dipungut biaya dan terbuka untuk seluruh golongan masyarakat.

“Siapa yang memenuhi syarat dalam tes, itulah yang dipilih. Kami melihat aspek akademik, psikologis, kesehatan, dan kesamaptaan jasmani. Semua kriteria ini wajib dipenuhi agar mereka mampu mengikuti pendidikan berat tanpa kendala,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali.

Kasal berharap generasi baru ini tampil lebih profesional, berdedikasi, dan berintegritas dibanding generasi sebelumnya. Lulusan dituntut mampu bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah, serta menjadi solusi atas kesulitan masyarakat, sesuai jati diri TNI sebagai tentara rakyat.

Pengakuan Mutu Global dari BAN-PT

Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian AAL. Dari total 4.417 perguruan tinggi di Indonesia, terdapat 50 Perguruan Tinggi Kementerian Lain (PTKL) di bidang maritim, kelautan, dan perikanan. AAL menjadi salah satu dari hanya empat lembaga yang berhasil meraih akreditasi “Unggul”.

“Capaian predikat cum laude dari hampir 50 persen wisudawan membuktikan bahwa AAL diisi oleh bibit-bibit terbaik yang cerdas dan berfisik kuat. Lulusan tempat ini sudah melampaui standar nasional dan siap didorong menuju rekognisi global untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia,” pungkas Pro. Ari.

Sementara itu, Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka yang melahirkan calon pemimpin TNI AL, TNI, hingga pemimpin nasional melalui upacara wisuda sarjana terapan tahun ini. Di dalam sistem pendidikan tinggi nasional, AAL secara resmi terdaftar dengan nama Politeknik Angkatan Laut (Poltekal).

Lembaga ini menerapkan kurikulum ketat program Sarjana Terapan selama 3 tahun masa Taruna ditambah 10 bulan Pendidikan Perwira Siswa (Pasis), yang ditempuh dalam 8 semester dengan total beban studi 147 SKS.

Pendidikan di Poltekal dirancang khusus untuk membentuk Perwira TNI AL berjiwa pejuang Pancasila dan Sapta Marga. Lulusan dibekali kemampuan teknis untuk penugasan awal, baik sebagai Perwira Divisi di KRI maupun Komandan Peleton di Pendirat (pangkalan darat), sekaligus dipersiapkan menjadi kader penerus kepemimpinan nasional.

Capaian Akademik dan Lulusan Terbaik

Tahun ini, Poltekal meluluskan 240 wisudawan yang terdiri dari 237 pria dan 13 wanita. Sebanyak 117 lulusan meraih predikat Pujian (Cumlaude), sementara 123 lulusan mendapatkan predikat Sangat Memuaskan.

Berikut adalah rincian lulusan terbaik dari setiap Program Studi (Prodi), Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut (76 wisudawan, 20 Pujian, 56 Sangat Memuaskan). Lulusan terbaik, Letda Laut (P) Maulana Faqih Kusuma Yudha (IPK 3,63).

Prodi Teknik Mesin Kapal Perang (34 wisudawan, 12 Pujian, 32 Sangat Memuaskan). Lulusan terbaik, Letda Laut (T) Arya Handaru (IPK 3,57).

Prodi Teknik Elektronika Kapal Perang (35 wisudawan: 19 Pujian, 16 Sangat Memuaskan). Lulusan terbaik: Letda Laut (E) Muhammad Triyoga (IPK 3,72).

Prodi Manajemen Logistik & Keuangan Matra Laut (28 wisudawan: 13 Pujian, 15 Sangat Memuaskan). Lulusan terbaik: Letda Laut (S) Tiara Nurhaliza Putri (IPK 3,64).

Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat (57 wisudawan: 53 Pujian, 4 Sangat Memuaskan). Lulusan terbaik: Letda Marinir Markus Safronius Simanjuntak (IPK 3,88).

Penghargaan bergengsi Adhi Pratama Karya untuk skripsi terbaik diraih oleh Letda Laut (E) Daudrian Rayguali Yoku. Skripsinya yang berjudul ‘Rancang Bangun Perangkat Pelacak Rompi Marinir Terintegrasi LoRA Guna Optimalisasi Pemantauan dan Koordinasi Operasi Darat Tingkat Peleton’ dinilai memberikan inovasi teknologi yang sangat berguna bagi taktis operasi lapangan.

Latar Belakang Keluarga: Bukti Perjuangan dan Keragaman

Keberhasilan para lulusan terbaik ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga yang berlatar belakang sangat beragam, mulai dari putra daerah Papua hingga anak pengusaha ekspedisi.

Letda Laut (P) Maulana Faqih Kusuma Yudha, Putra dari Lettu Laut (P) Deky Dian Kusuma yang saat ini sedang bertugas di Koderal III BKO Lanal Palembang. Orang tua tidak dapat hadir dalam upacara karena mengemban tugas negara.

Letda Laut (T) Arya Handaru, Putra dari Bapak Shahriar Hudaya, seorang pengusaha ekspedisi asal Palu, Sulawesi Tengah. Kedua orang tua hadir langsung memberikan dukungan.

Letda Laut (E) Muhammad Triyoga, Putra dari Serda (Purn) Yoga Agus Sugianto, purnawirawan TNI AD asal Magelang. Sang ayah hadir langsung menyaksikan putranya dilantik.

Letda Laut (S/W) Tiara Nurhaliza Putri, Lulusan wanita terbaik ini merupakan putri dari almarhum Bapak M. Nur Bahrun yang berprofesi sebagai wiraswasta rias pengantin di Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran sang ibu di upacara ini menjadi momen yang sangat mengharukan.

Letda Mar Markus Safronius Simanjuntak, Peraih IPK tertinggi (3,88) ini merupakan putra dari almarhum Bapak Marojahan Simanjuntak, mantan karyawan pabrik PT Hutahean di Rokan Hulu, Riau. Sang ibu hadir langsung menyaksikan pencapaian luar biasa putranya.

Letda Laut (E) Daudrian Rayguali Yoku, Peraih penghargaan skripsi terbaik asal Jayapura, Papua, merupakan putra dari almarhum Mayor (Purn) Abia Yoku (TNI AD). Sang ibu hadir mendampingi langsung di Surabaya.

Keberhasilan para perwira remaja ini membuktikan bahwa Poltekal (AAL) konsisten menjadi wadah inklusif yang menempa putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang sosial dan daerah untuk menjadi benteng pertahanan maritim Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.