Kasus Pembunuhan Brigadir Esco Segera Disidangkan

oleh -267 Dilihat
rekonstruksi kasus pembunuhan brigadir esco di lombok barat 1kfy9 dom
Tersangka pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely, Briptu Riska Sintiani (kedua kanan) menjalani rekonstruksi (FOTO/Dhimas Budi Pratama)

KabarBaik.co – Perkara pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely di Lombok Barat, NTB, segera masuk persidangan. Direskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat mengatakan penyidik saat ini tinggal melimpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

“Tahap duanya diminta habis tahun baru, informasi dari koordinasi penyidik dan jaksanya demikian,” kata Syarif, Senin (29/12).

Sementara itu Kejari Mataram Harun Al Rasyid mengatakan berkas milik lima tersangka yang sudah P-21 atau dinyatakan lengkap kini tinggal menunggu pelaksanaan tahap dua pada pekan depan yang sudah masuk awal tahun 2026.

Lima tersangka dalam kasus ini, selain Briptu Rizka yang merupakan istri almarhum, juga adalah orang terdekatnya, yakni Paozi sahabat dari Brigadir Esco, Amaq Saiun, orang yang pertama kali menemukan jenazah Brigadir Esco yang juga masih kerabat dekat dari Briptu Rizka.

Dua tersangka lain adalah istri dari Amaq Saiun, yakni Nuraini dan adik sambung dari Brigadir Rizka bernama Deni.

Peran empat tersangka selain Brigadir Rizka dalam kasus ini terungkap dari hasil rekonstruksi perkara. Alat bukti keterlibatan dalam kasus pembunuhan tersebut menjadi dasar kepolisian menetapkan empat tersangka tambahan.

Atas penanganan kasus yang berada di bawah kendali Satreskrim Polres Lombok Barat ini, Briptu Rizka yang berstatus tersangka pertama sudah lebih dahulu menjalani penahanan di Dittahti Polda NTB. Sedangkan, empat tersangka lain menjalani penahanan di Rutan Polres Lombok Barat. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.