Kebakaran Kandang Ayam di Banyuwangi, Pemilik Rugi Ratusan Juta

oleh -59 Dilihat
IMG 20240523 WA0005
Kebakaran kandang ayam di Desa Tegalarum, Kecamatan Sampu, Banyuwangi.

KabarBaik.co – Kandang ayam di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi ludes terbakar, Rabu (22/5) malam. Kebakaran diduga dipicu gara-gara kebocoran gas LPG.

Diketahui kandang ayam itu milik Wagirin Hendriyanto, 50 tahun. Kandang itu berisi sedikitnya 7.100 ekor ayam yang baru berumur 5 hari.

Di usia yang baru beberapa hari itu biasanya peternak menggunakan tungku blower dari LPG untuk menghangatkan ayam.

“Diduga kebocoran gas pada blower yang menjadi pemicu kebakaran,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Salam Bikwanto.

Dia menjelaskan kebakaran terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu kandang dijaga oleh beberapa karyawan, namun saat kejadian dia tengah membuat kopi.

Kala itu api pada blower pemanas mendadak membesar. Api menjalar dan membakar bangunan yang terbuat dari bambu.

Para karyawan yang panik bergegas melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Nahasnya dia justru terluka.

“Mereka mengalami luka bakar di bagian kaki dan rambutnya,” terang Salam.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke petugas pemadam. Kandang ayam yang cukup luas dan banyaknya material mudah terbakar membuat petugas Damkar kewalahan memadamkan api.

Hampir lima jam lamanya petugas Damkar melakukan proses pemadaman di lokasi kandang ayam itu.

“Begitu api semakin membesar, bantuan Damkar dari Mako Banyuwangi kami terjunkan ke lokasi juga, total semua ada 7 unit,” jelasnya.

Ayam tidak ada yang bisa terselamatkan. Seluruhnya mati terpanggang. Sementara untuk kerugian atas kebakaran kandang ayam ini ditaksir mencapai Rp300 juta.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.