KabarBaik.co, Banyuwangi – Polisi mengungkap perkiraan waktu kematian bayi laki-laki yang ditemukan di sungai Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (21/4).
Berdasarkan hasil otopsi, bayi tersebut diduga meninggal sekitar satu hingga dua hari sebelum ditemukan warga.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan dugaan tersebut diperkuat dari kondisi lambung bayi yang masih kosong. Hal itu mengindikasikan bayi belum sempat mendapatkan asupan air susu setelah dilahirkan.
“Kondisi lambung masih kosong, sehingga diduga bayi dibuang tidak lama setelah dilahirkan. Perkiraan waktu kematian sekitar satu sampai dua hari sebelum ditemukan,” kata Lanang, Rabu (22/4).
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. Masyarakat juga diminta proaktif memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus.
Sebelumnya mayat bayi ditemukan di aliran sungai Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (21/4). Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan pemancing mengambang bersama tumpukan sampah.
Bayi ditemukan warga bernama Ferdi, yang saat itu pulang memancing sekitar pukul 17.00 WIB.
“Saksi sewaktu pulang melewati pinggiran sungai lalu melihat mayat bayi di sungai. Ia lalu melaporkan temuan ini ke perangkat desa setempat. Lalu informasi ini diteruskan ke polsek,” kata Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Sujarwadi.
Setelah menerima laporan polisi bersama tim medis mendatangi lokasi penemuan. Mayat bayi itu kemudian dievakuasi.
Saat ditemukan bayi sudah dalam kondisi membusuk.






