KabarBaik.co – Gelombang aksi mengecam Xpose Uncensored yang tayang di Trans7, masih terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Terutama di wilayah Pulau Jawa. Di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ribuan santri dan alumni pondok pesantren menggelar aksi damai bertajuk “Santri Bela Kyai” di depan Gedung DPRD Boyolali, Jumat (17/10).
Di Situbondo, Jawa Timur, ribuan massa dan santri juga turun ke jalan. Mereka menyemut di kantor Pemkab Situbondo. Massa menuntut izin siar Trans7 dicabut. Sebab, salah satu program tayangan televisi swasta itu menyinggung marwah kiai dan santri. Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah pun hadir langsung di tengah-tengah aksi massa dan berjanji mengawal aspirasi itu.
Laporan dari Pemalang, ribuan santri, kiai, ulama dari berbagai pondok pesantren juga bergerak aksi di depan Mapolres Pemalang, Sabtu (18/10). Mereka memprotes keras tayangan program Xpose Uncensored edisi 13 Oktober 2025, yang narasinya melukai perasaan umat Islam. Terutama dari kalangan pesantren.
’’Hari ini ribuan santri turun ke jalan. Kami menyatakan sikap tegas boikot Trans7! Tayangan yang merendahkan kiai dan pesantren adalah bentuk penghinaan terhadap lembaga yang selama ini menjaga moral bangsa,” tegas Kiai Abu Joharuddin Bahry, dalam orasinya.
Massa aksi berharap laporan ke polisi harus ditindaklanjuti. Kedatangan mereka disambut langsung Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Dandim 0711 Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif.
Sementara itu, ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Lumajang juga menggelar aksi damai di depan Pendopo Aryawiraraja Lumajang, Sabtu (18/10). Dalam aksi ini mereka juga mengecam tayangan Xpose Uncensored Trans7 yang dianggap menyesatkan dan melecehkan marwah pesantren.
Dari Sidoarjo, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo menggelar Apel Siaga Banser di SMP ASA Cendikia, Sedati, Jumat (17/10). Apel ini bertajuk ‘Banser Siaga; Satu Komando Jaga Kiai, Jaga Negeri’. Apel siaga dilaksanakan menyikapi tayangan Xpose Uncensored.
Di Rembang, para santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Rembang Bersatu Bela Kiai dan Pondok Pesantren juga turun ke jalan. Aksi damai di depan Gedung DPRD Rembang. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap salah satu program Trans7 itu yang dinilai tidak pantas dan dianggap merendahkan martabat kiai serta pondok pesantren.
Di tempat terpisah, anggota Banser Kabupaten Rembang juga melakukan aksi di Jalan Kartini, tepat di depan Bank Mega Syariah, yang diketahui masih satu grup dengan Trans7. (*)







