KabarBaik.co – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kamis (12/9). Seorang pengendara motor asal Jombang, Mas Hudah, 45 tahun, tewas di tempat setelah motor Honda CBR yang dikendarainya tabrakan dengan Yamaha Nmax. Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB.
Mas Hudah, warga Mojogeneng, Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, tewas setelah motornya terlibat adu banteng dengan Yamaha Nmax yang dikendarai Wahyu Mukhammad Sidik, 32 tahun, warga Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kediri.
Menurut keterangan polisi, tabrakan terjadi di tengah jalan saat kedua motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.
“Honda CBR korban melaju dari arah timur ke barat, sementara Yamaha Nmax datang dari arah berlawanan, Mojokerto ke Surabaya,” ujar Kanit Lantas Polsek Balongbendo, Ipda Sugeng.
Tabrakan keras itu membuat kedua pengendara terlempar ke aspal dengan luka parah. Mas Hudah meninggal di lokasi kejadian, sementara Wahyu mengalami cedera berat.
Benturan antara kedua kendaraan begitu keras, menyebabkan bagian depan kedua motor hancur.
“Saking kerasnya benturan, motor-motor ini rusak parah. Kedua pengendara terlempar beberapa meter dari titik tabrakan,” tambah Sugeng.
Jenazah Mas Hudah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo untuk dilakukan otopsi.
Sementara itu, Wahyu, pengendara Yamaha Nmax dilarikan ke rumah sakit yang sama dalam kondisi kritis. Hingga berita ini diturunkan, Wahyu masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya.
“Korban mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh dan masih dalam observasi tim medis,” lanjut Sugeng.
Polisi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kecelakaan. Beberapa saksi di lokasi kejadian juga dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kedua motor melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali saat berpapasan di tengah jalan.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan oleh petugas kepolisian sebagai barang bukti.
“Motor sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Sugeng.
Kasus kecelakaan ini akan dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut. (*)






