Jakarta, ksbarbaik. – Musim hujan di Indonesia merupakan salah satu musim yang paling diwaspadai oleh masyarakat. Selain karena sering menyebabkan banjir, musim hujan juga dapat menyebabkan berbagai macam kecelakaan lalu lintas.
Bagi pengendara kendaraan listrik, musim hujan dapat menjadi tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan kendaraan listrik memiliki komponen elektronik yang rentan terhadap air. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, kini sudah banyak kendaraan listrik yang dirancang untuk tahan banjir.
Salah satu contoh kendaraan listrik anti banjir adalah Wuling Air EV. Mobil listrik ini memiliki desain yang aerodinamis dan ground clearance yang tinggi, sehingga dapat dengan mudah melewati genangan air. Selain itu, Wuling Air EV juga dilengkapi dengan fitur watertight system yang dapat melindungi komponen elektronik dari air.
Selain Wuling Air EV, ada beberapa kendaraan listrik lainnya yang juga dirancang untuk tahan banjir, seperti:
- Hyundai Kona Electric
- Tesla Model 3
- BYD Dolphin
- Ora Good Cat
Kendaraan listrik anti banjir menjadi solusi yang tepat bagi pengendara di musim hujan. Kendaraan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara, bahkan saat melewati genangan air.
Berikut adalah beberapa tips berkendara kendaraan listrik di musim hujan:
- Cek kondisi kendaraan sebelum berkendara. Pastikan komponen-komponen kendaraan dalam keadaan baik, terutama komponen elektronik.
- Hindari berkendara di genangan air yang terlalu dalam. Jika terpaksa harus melewati genangan air, pastikan ketinggian genangan air tidak melebihi ground clearance kendaraan.
- Jika kendaraan terendam air, segera cuci kendaraan setelah berkendara untuk menghilangkan kotoran dan sisa air hujan.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, berkendara kendaraan listrik di musim hujan akan menjadi lebih aman ( wan/Bs)






