Kepala DLH Apresiasi Petrokimia Gresik Perluas Restorasi Mangrove Mengare

oleh -62 Dilihat
Insan Petrokimia Gresik saat penanaman mangrove di Mengare, Gresik.
Insan Petrokimia Gresik saat penanaman mangrove di Mengare, Gresik. (Foto: Ist/Komkor PG)

KabarBaik.co, Gresik – Komitmen PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali mendapat apresiasi.

Kali ini, apresiasi datang dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Sri Subaidah, atas konsistensi perusahaan mengembangkan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare di Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah.

Apresiasi tersebut disampaikan Sri Subaidah saat mengikuti kegiatan penanaman mangrove yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik, Rabu (5/8) kemarin.

Sri Subaidah menilai keberhasilan konservasi mangrove tidak lepas dari sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut mampu menghadirkan manfaat ganda, yakni menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan adanya konservasi mangrove yang dilakukan Petrokimia Gresik, lingkungan di Gresik akan menjadi lebih baik dan lestari. Apalagi Petrokimia Gresik berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan PRPM Mengare menjadi bukti bahwa upaya pelestarian lingkungan akan memberikan hasil optimal apabila dilakukan secara bersama-sama. Sri berharap kolaborasi serupa dapat terus diperkuat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga kawasan pesisir.

“Gresik memiliki kawasan mangrove seluas 3.912 hektare yang harus kita jaga untuk generasi mendatang. Saya juga melihat Petrokimia Gresik tidak hanya melakukan penanaman mangrove, tetapi juga mengedukasi masyarakat, mulai dari cara menanam mangrove hingga mengembangkan batik mangrove. Upaya ini turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sri Subaidah.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, mengatakan peringatan HUT ke-54 menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove di kawasan PRPM Mengare.

“Usia ke-54 menjadi pengingat bagi kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan. Penanaman mangrove ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik dalam menjaga kelestarian pesisir agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujar Daconi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8).

Menurut Daconi, mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mampu mengurangi abrasi dan meredam gelombang, tanaman ini juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan dalam menyerap karbon untuk mendukung pengendalian perubahan iklim.

Program restorasi mangrove di PRPM Mengare sendiri telah dijalankan Petrokimia Gresik bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Tajungwidoro sejak 2018. Kawasan yang semula merupakan lahan tambak kritis kini berkembang menjadi pusat restorasi dan pembelajaran mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat.

Tak hanya memulihkan ekosistem pesisir, kawasan tersebut juga mendorong tumbuhnya eduwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Hasil restorasi pun menunjukkan perkembangan positif. Luas kawasan mangrove di PRPM Mengare meningkat dari 5,01 hektare pada 2019 menjadi 6,7 hektare pada 2025. Seiring bertambahnya tutupan mangrove, regenerasi tanaman berlangsung secara alami dan kawasan pesisir menjadi lebih terlindungi dari ancaman abrasi.

Vice President (VP) Lingkungan Petrokimia Gresik Muhammad Harisul Baihaqi, mengatakan program restorasi akan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh lingkungan maupun masyarakat.

“Petrokimia Gresik berupaya mengembalikan ekosistem pesisir yang sebelumnya terdampak rob dan abrasi sehingga menggerus sebagian tambak masyarakat. Dengan adanya penanaman mangrove ini, ekosistem dapat pulih kembali sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Daconi menegaskan bahwa pelestarian lingkungan akan terus menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama.

“Bagi kami, menjaga lingkungan bukan sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi menjadi investasi untuk masa depan. Kami ingin terus tumbuh sebagai perusahaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutup Daconi.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.