Kerusakan Stadion Kanjuruhan Mulai Diperbaiki Usai Viral, Target Rampung Sebulan

oleh -86 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 04 at 6.00.52 PM
Dispora Kabupaten Malang mendampingi Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok (dari kiri), Project Manager Waskita Karya, Vino Pramudya (ke kanan), dan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Fahmi Adi (paling kanan) saat di Stadion Kanjuruhan (foto: Putut Priyono

KabarBaik.co, Malang – Perbaikan sejumlah kerusakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mulai dilakukan setelah kondisi stadion menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. DPRD Kabupaten Malang menyebut perhatian masyarakat mempercepat respons pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan pembenahan.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan seluruh titik kerusakan telah dipetakan menggunakan drone. Pendataan dilakukan untuk mengetahui secara rinci jumlah dan tingkat kerusakan sebelum proses perbaikan menyeluruh dilaksanakan.

“Semua kerusakan sudah diukur menggunakan drone. Item kerusakannya cukup banyak, mencapai puluhan titik. Sekarang proses perbaikannya sudah berjalan,” ujar Zulham, Selasa (4/8).

Menurutnya, viralnya video kondisi Stadion Kanjuruhan membawa dampak positif karena mendorong percepatan penanganan. Ia berharap pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan sehingga stadion kembali dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Alhamdulillah videonya menjadi viral. Dengan begitu perhatian masyarakat besar dan pemerintah langsung bergerak cepat. Kalau bisa selesai dalam sebulan atau bahkan lebih cepat, stadion bisa segera digunakan secara maksimal,” ujarnya.

Zulham menjelaskan sebagian besar kerusakan bukan berada pada struktur utama bangunan. Kerusakan lebih banyak terjadi pada lapisan pelindung (coating) tribun yang mengelupas sehingga menyebabkan air merembes ke bagian bawah tribun dan memicu kerusakan lain.

“Mayoritas bukan kerusakan struktur. Kalau coating tribun selesai diperbaiki dan tidak bocor lagi, aktivitas di bawah tribun akan kembali nyaman,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan DPRD telah melaporkan temuan kerusakan tersebut kepada Menteri Pekerjaan Umum sejak Mei lalu. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti hingga akhirnya proses perbaikan dapat segera dilakukan sebelum aset stadion diserahterimakan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

Menurut Zulham, saat ini Stadion Kanjuruhan baru menjalani serah terima operasional. Adapun serah terima aset fisik masih menunggu proses administrasi di pemerintah pusat sehingga Pemkab Malang belum dapat menganggarkan perbaikan secara mandiri.

Sementara itu, Project Manager Waskita Karya, Vino Pramudya, mengatakan fokus pekerjaan saat ini meliputi perbaikan coating tribun dan penggantian plafon yang mengalami kerusakan.

Vino menegaskan kerusakan pada tribun bukan merupakan retak struktur bangunan, melainkan hanya lapisan coating yang terkelupas akibat pengaruh cuaca.

“Yang kami kerjakan adalah coating ulang pada beberapa titik yang terkelupas. Itu bukan retak struktur, hanya lapisan permukaan yang akan diperbaiki agar lebih kuat dan tidak mudah mengelupas lagi,” ujarnya.

Selain memperbaiki tribun, pihaknya juga mengganti plafon yang rusak sekaligus menelusuri penyebabnya, baik akibat kebocoran maupun kondensasi dari sistem pendingin udara.

Untuk pekerjaan plafon, Waskita menargetkan penyelesaian dalam waktu sekitar tujuh hari. Sementara pekerjaan coating tribun diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama karena luas area yang harus diperbaiki serta membutuhkan ketelitian tinggi. “Kami ingin masyarakat kembali nyaman datang ke Stadion Kanjuruhan,” ucap Vino.

Ia menambahkan pembangunan Stadion Kanjuruhan secara kontrak telah selesai 100 persen pada 26 Desember 2024 dan dilanjutkan masa pemeliharaan hingga Final Hand Over (FHO) pada 26 Desember 2025. Adapun Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) telah ditandatangani sejak 8 Maret 2025 sehingga stadion sudah dapat digunakan meski asetnya belum sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah.

Di sisi lain, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Fahmi Adi, menjelaskan proses serah terima aset masih berada pada tahap verifikasi dokumen di pemerintah pusat.

“Proses verifikasi diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan. Setelah itu aset akan diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelum akhirnya diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Setelah aset resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Malang, diharapkan penganggaran pemeliharaan rutin dapat segera dilakukan agar kualitas stadion bertaraf internasional tersebut tetap terjaga.

Meski begitu, Vino juga mengajak masyarakat melihat pembangunan Stadion Kanjuruhan secara utuh. Menurutnya, besarnya nilai proyek sebanding dengan kompleksitas renovasi serta kelengkapan fasilitas yang kini dimiliki stadion.

“Ini merupakan renovasi stadion dengan fasilitas bertaraf internasional. Masyarakat Kabupaten Malang patut bangga memiliki stadion yang megah dan modern seperti ini,” pungkasnya.

Diketahui, anggaran renovasi Stadion Kanjuruhan menggunakan dana APBN adalah sekitar Rp 335 miliar. Dana ini dipakai untuk memperbaiki bangunan stadion di Kabupaten Malang setelah rusak pada tahun 2022. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.