Kisah Inspiratif Anak Penjual Lontong Balap di Jombang Tembus Beasiswa Kuliah di China, Kuasai Banyak Bahasa Asing

oleh -124 Dilihat
Jenar Maesa Ayu, semangat dan kerja keras orang tua jadi kunci meraih mimpi. (istimewa)
Jenar Maesa Ayu, semangat dan kerja keras orang tua jadi kunci meraih mimpi. (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Aroma kuah lontong balap dan hiruk-pikuk pembeli di depan GOR Jombang, Jalan Gus Dur, menjadi bagian dari perjuangan hidup pasangan suami istri Moh Supren, 49, alias Frengky Lento dan Mujiati, 47.

Dari usaha sederhana berjualan lontong balap itulah keduanya berhasil mengantarkan dua anak mereka menembus pendidikan tinggi di China melalui jalur beasiswa penuh.

Anak kedua mereka, Jenar Maesa Ayu, 21, kini sedang menempuh pendidikan di Kota Chongqing, China. Sebelumnya, sang kakak juga telah lebih dulu lulus dari universitas di Negeri Tirai Bambu melalui program beasiswa.

Bagi Jenar, kuliah di luar negeri bukan sekadar mimpi sesaat. Sejak duduk di bangku sekolah, lulusan SMPN 1 Peterongan dan SMA Negeri Jogoroto itu memang memiliki ketertarikan besar terhadap bahasa asing.

“Dari kecil saya memang suka belajar bahasa. Bahasa Inggris, Prancis, Korea, saya sudah sedikit bisa,” ujar Jenar, Sabtu (30/5).

Ketertarikannya terhadap China mulai tumbuh saat duduk di kelas XII SMA. Saat itu, kakaknya tengah bersiap menyelesaikan pendidikan di China. Dari situlah muncul keinginan kuat dalam diri Jenar untuk mengikuti jejak sang kakak.

Tekad tersebut akhirnya terwujud setelah ia berhasil memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah China melalui jalur prestasi.

“Alhamdulillah dapat beasiswa dari pemerintah China, jadi uang kuliah gratis semua,” katanya.

Sudah hampir satu tahun Jenar tinggal di Chongqing, salah satu kota metropolitan terbesar di China. Ia mengambil jurusan Bisnis Mandarin, program studi yang mempelajari strategi bisnis China dengan pengantar penuh bahasa Mandarin.

Menurut Jenar, kemampuan berbahasa Mandarin memiliki peluang besar di masa depan, terutama karena banyak perusahaan asal China yang kini berkembang di Indonesia.

“Di Indonesia sekarang sudah banyak perusahaan China. Jadi orang yang bisa berbahasa Mandarin pasti punya nilai plus tersendiri,” tuturnya.

Meski mendapat beasiswa penuh, Jenar mengaku tidak pernah melupakan perjuangan kedua orangtuanya yang setiap hari bekerja keras demi pendidikan anak-anak mereka.

“Setiap hari orang tua saya bekerja keras demi anak-anaknya. Kadang sebulan sekali atau dua kali mereka mengirim uang saku untuk saya. Saya sangat bangga punya ayah dan ibu seperti mereka,” ucapnya haru.

Selama kuliah di luar negeri, Jenar juga aktif mengenalkan budaya Indonesia di lingkungan kampus. Ia beberapa kali mengikuti kegiatan internasional, mulai dari presentasi tentang Festival Idul Adha hingga tampil dalam fashion show budaya.

Di sela aktivitas kuliah, Jenar turut mengeksplorasi sejumlah ikon wisata di Chongqing, seperti kawasan Jiefangbei, Shibati, hingga jembatan ikonik yang menghubungkan Chongqing dan Chengdu.

Dari gerobak lontong balap di sudut Kota Jombang, Jenar dan kakaknya berhasil membuktikan bahwa anak daerah juga mampu bersaing di panggung internasional.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.