Terobosan Pendidikan Gratis di Pakal Surabaya Lewat Rumah Inggris Ceria dan Hebat

oleh -66 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 30 at 1.18.22 PM
Kecamatan Pakal luncurkan program unggulan pendidikan bertajuk Rumah Inggris Ceria dan Hebat atau RICH. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Kecamatan Pakal resmi meluncurkan program unggulan pendidikan bertajuk Rumah Inggris Ceria dan Hebat atau RICH. Program pembelajaran Bahasa Inggris gratis ini digagas bekerja sama dengan Bunda PAUD Kecamatan Pakal, dan langsung mendapat sambutan luar biasa tinggi dari masyarakat setempat. Langkah ini menjadi bukti nyata upaya memperluas akses pendidikan bahasa asing bagi anak-anak sejak usia emas perkembangan mereka.

Camat Pakal Zainuddin Fanani menjelaskan bahwa penguasaan Bahasa Inggris kini bukan lagi sekadar tambahan ilmu, melainkan kebutuhan mendasar di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan bertekad memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar tanpa terhalang kendala biaya.

“Selama ini, belajar Bahasa Inggris sering dianggap mahal sehingga belum menjadi prioritas bagi sebagian orang tua. Melalui RICH, kami ingin membuktikan bahwa anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran yang berkualitas secara gratis dan tentunya dengan cara yang menyenangkan,” ujar Fanani, Sabtu (30/5).

Program RICH menyasar anak-anak usia 4 hingga 9 tahun, mencakup jenjang TK A, TK B, Raudhatul Athfal (RA), hingga siswa Sekolah Dasar kelas 1 dan 2 yang berdomisili di wilayah Kecamatan Pakal. Setiap peserta akan mengikuti masa belajar selama satu tahun, yang terdiri dari sekitar 10 bulan pembelajaran aktif dan dua bulan masa libur.

Metode pembelajaran yang diterapkan pun berbeda dari kursus formal pada umumnya. Konsep fun learning atau belajar sambil bermain dijadikan pendekatan utama. Materi difokuskan pada penguasaan basic English, meliputi pengenalan kosakata dasar hingga keterampilan berbicara sederhana, guna membangun kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi.

“Usia dini adalah masa emas perkembangan bahasa. Di usia ini, anak-anak jauh lebih cepat menyerap kosakata, meniru pelafalan, dan berani berekspresi. Kami ingin memperkenalkan Bahasa Inggris sejak awal agar mereka lebih siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya,” jelas Fanani.

Demi memudahkan akses seluruh warga, kelas-kelas RICH disebar di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Pakal. Dengan begitu, anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk bisa ikut belajar. Sebagai nilai tambah, setiap peserta juga akan mendapatkan sertifikat kelulusan serta pendampingan dari mentor berpengalaman, termasuk hasil kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Antusiasme masyarakat ternyata jauh melampaui ekspektasi. Pihak penyelenggara menyiapkan kuota 150 siswa per kelurahan, atau total sekitar 600 peserta untuk seluruh wilayah Pakal. Namun dalam waktu singkat, seluruh kuota tersebut langsung terisi penuh.

“Bahkan saat sesi kelas percobaan atau trial class yang digelar sepanjang Mei 2026, permintaan pendaftaran terus berdatangan. Banyak orang tua yang mendaftarkan anaknya dan kini masuk dalam daftar tunggu untuk mengikuti kelas reguler yang rencananya dimulai pada tahun ajaran baru 2026–2027, sekitar Juli hingga Agustus mendatang,” ungkapnya.

Fanani berharap program ini menjadi bekal penting bagi generasi muda Surabaya menghadapi persaingan masa depan. Apalagi, kebijakan pemerintah pusat berencana menjadikan Bahasa Inggris kembali sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD mulai tahun 2027 nanti.

“Kami ingin anak-anak Pakal tumbuh lebih percaya diri, kreatif, dan mampu bersaing. RICH bukan sekadar tempat belajar bahasa, tapi ruang untuk membangun keberanian dan mewujudkan mimpi anak-anak,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.