KabarBaik.co – Partai politik (Parpol) yang tergabung dalam Koalisi Bojonegoro Maju (KBM) pengusung pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Setyo Wahono – Nurul Azizah (Wa-Nur) menggelar rapat koordinasi, Selasa (27/8), di Kafe Baresta Desa Sembung, Kecamatan Kapas.
Rapat koordinasi ini sebagai persiapan pendaftaran bacabup dan bacawabup, Setyo Wahono – Nurul Azizah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, Rabu (28/8) besok pagi.
Ketua Tim Pemenangan Sahudi menyampaikan, rapat Koordinasi “Koalisi Bojonegoro Maju” ini diikuti 11 partai pengusung. Yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat, PPP, PBB, Golkar, PSI, PAN, PKS, NasDem, Hanura, dan Gelora.
Ada sekitar 300 orang terdiri seluruh pengurus inti partai pengusung Wa-Nur ini ikut dalam rapat koordinasi. Hadir pula para tokoh, antara lain anggota DPR RI Wihadi Wiyatno, anggota DPRD Jatim Freddy Purnomo dan Sri Wahyuni, serta para anggota DPRD Bojonegoro dari parpol KBM.
Dalam rapat tersebut, Sahudi membacakan susunan pengurus tim pemenangan Wan-Nur. Yang mana ia sendiri sebagai ketua, membawahi 9 orang wakil ketua. Kemudian Sekretaris Pemenangan dijabat oleh Ahmad Supriyanto membawahi 9 wakil sekretaris. Lalu Bendahara dijabat oleh Mustofirin dengan 3 orang wakil bendahara.
“Jika kita terpilih nanti akan fokus mengurangi kemiskinan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Bojonegoro,” tutur Nurul Azizah.
Kehadiran Nurul Azizah tanpa Wahono ini disebut menjadi sebab perubahan rencana kegiatan yang sedianya untuk deklarasi KBM. Ketidakhadiran Wahono karena sedang ada jadwal politik di Jakarta, sehingga agenda berubah menjadi rapat koordinasi.
“Pak (bakal calon, res) bupati Wahono sedang di Jakarta, maka ini menjadi rapat perdana (koordinasi) pengusung Wahono-Nurul,” kata Sekretaris Pemenangan, Ahmad Supriyanto.
Ia menegaskan bahwa KBM mendapat instruksi skema pemenangan yang dijalankan adalah skema on fire yang berarti semangat bertarung dengan siapapun dengan dinamika macam apapun.
“Toh misalnya nanti terjadi pemilihan melawan kotak kosong, tentu kami harus sangat siap, ibaratnya dalam kondisi segala cuaca harus siap,”pungkasnya. (*)







