Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 160 Orang

oleh -189 Dilihat
Screenshot 2026 08 27 123342
Sebuah jembatan terbelah diterjang banjir bandang (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Nepal – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China bertambah menjadi 160 orang. Sementara ratusan lainnya masih belum ditemukan.

Otoritas Nepal mencatat dari 384 orang yang masih hilang, 290 di antaranya merupakan wisatawan asing dari India, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Sungai Bhotekoshi, yang terletak di Rasuwa, wilayah pegunungan di Nepal, tiba-tiba meluap dan derasnya aliran air berubah menjadi banjir bandang yang menghancurkan rumah-rumah dan bangunan, termasuk sebuah pembangkit listrik tenaga air.

Penyebab banjir besar tersebut masih belum diketahui, menurut media setempat. Sementara itu, setidaknya lima warga negara Jepang turut hilang akibat bencana tersebut, tulis media setempat.

Seorang pejabat Kedutaan Besar Jepang di Kathmandu mengatakan masih belum bisa menghubungi seluruh lima WN Jepang yang diyakini ikut serta dalam tur wisata saat banjir bandang terjadi.

Pihaknya telah meminta bantuan otoritas setempat untuk mencari wisatawan Jepang yang hilang itu.

Sementara itu, Kantor berita China, Xinhua melaporkan tiga orang tewas dan 265 lainnya hilang menyusul longsor lumpur di Shigatse, sebuah kota besar di wilayah otonom Tibet. Sungai yang meluap itu mengalir dari China ke Nepal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.