KabarBaik.co, Batu – Batu International Kids Film Festival (Baik Film Fest) 2026 resmi ditutup melalui malam penganugerahan (awarding ceremony) yang digelar di Taman Rekreasi Selecta, Jumat malam (1/5). Festival film anak bertaraf internasional yang berlangsung selama tiga hari, 29 April hingga 1 Mei 2026, tersebut mencatat antusiasme tinggi dari peserta dan penonton.
Ribuan peserta hadir meramaikan berbagai rangkaian kegiatan, sementara ratusan karya film dari berbagai negara ikut berpartisipasi. Mengusung tema “Nature, Nurture, Future”, Baik Film Fest tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang mengangkat isu lingkungan, pola asuh, serta masa depan anak-anak.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap suksesnya penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan Kota Batu mulai diperhitungkan sebagai tuan rumah event kreatif berskala internasional.
“Festival yang baru pertama kali digelar ini skalanya sudah internasional. Ada 216 film dari 23 negara, termasuk Swedia, Ceko, Kazakhstan, dan negara Eropa lainnya. Ini pencapaian yang sangat baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Baik Film Fest merupakan pengembangan dari kegiatan lokal pada tahun sebelumnya yang kini berhasil naik kelas menjadi ajang global. Pemerintah Kota Batu berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. “Kami akan tindak lanjuti melalui Dinas Pariwisata agar kegiatan ini bisa terus berkembang,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyebut keberhasilan festival ini tidak lepas dari ekosistem perfilman yang terus tumbuh di Kota Batu.
Sementara itu, Festival Director Baik Film Fest, Lingga Galih Permadi, mengatakan bahwa festival ini dirancang sebagai ruang kreatif yang ramah anak dan keluarga. “Anak-anak tidak hanya menonton film, tetapi juga bisa mengikuti kelas akting, workshop kreatif, hingga wisata edukasi seperti eksplorasi kebun apel,” katanya.
Selama pelaksanaan, berbagai kegiatan digelar, mulai dari pemutaran film, lomba menyanyi, kelas akting, forum komunitas, lomba mewarnai, permainan tradisional, hingga kegiatan Biodiversity Kids dan kelas keramik.
Secara data, festival ini mencatat sekitar 3.538 peserta hadir. Dari total 216 film yang masuk dari 23 negara, sebanyak 34 karya terpilih untuk ditayangkan, termasuk satu film panjang dari Australia. “Antusiasme penonton sangat tinggi untuk festival tahun pertama ini. Kami berharap Baik Film Fest bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ujar Lingga.
Daftar Pemenang Baik Film Fest 2026 (Kategori Internasional):
Best Story Short Film: Manga Day (Rusia)
Best Story Animation: Arctic Adventures (Rusia)
Best Cinematography Short Film: Manga Day (Rusia)
Best Cinematography Animation: Linie 12 (Jerman)
Best Director Short Film: Club of The Colorful Rats (Jerman)
Best Director Animation: Linie 12 (Jerman)
Best Mention Juri: Surprise (Indonesia)
Best Mention Penonton: Hide and Seek (Indonesia)
Piala Utama:
Golden Apple Animation: Juna Juno (Indonesia) – Sutradara Alif Brillian
Golden Apple Short Film: Arrow and Bullseye (Indonesia) – Sutradara Muhammad Yusril
Golden Sacil Animation: Linie 12 (Jerman)
Golden Sacil Short Film: Manga Day (Rusia)
Pemenang Lomba Pendukung:
Lomba Menyanyi:
Juara 1 Kanaya Laquisha Harton
Juara 2 Kiyoshi Gytha Charmaraiza
Juara 3 Kanita Abigail Dezhyriellan
Best Performance: Daniella Ruth Emma Pesik dan Senandung Lova
Lomba Mewarnai:
Juara 1 Cheryl Awlia Syahwa
Juara 2 Athariz Darren Keanu Kenzie
Juara 3 Reynita Zahara A.R.
Juara Harapan: Aleche Anindya Maheswari, Syaikha Rizqya Hanun, dan Shifa Fadillah Putri
Keberhasilan Baik Film Fest 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri kreatif sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi penyelenggara event internasional berbasis edukasi anak. (*)








