KabarBaik.co, Nganjuk – Pemkab Nganjuk lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan bergerak nyata mengangkat derajat produk lokal. Bersama Disperindag Jatim, kegiatan kurasi produk digelar khusus bagi pelaku UMKM.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong peningkatan kualitas sekaligus daya saing produk unggulan daerah, agar tak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu menembus pasar modern hingga pasar ekspor internasional.
Kegiatan ini diikuti pelaku usaha dari beragam sektor, mulai dari makanan minuman olahan, kerajinan tangan, hingga industri kreatif.
“Kurasi produk ini menjadi langkah penting untuk memastikan produk UMKM Kabupaten Nganjuk memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar pasar. Kami ingin produk lokal tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga bisa masuk ke pasar modern hingga pasar ekspor,” ujar Kepala Disperindag Nganjuk Sri Handariningsih, Kamis (14/5/2026).
Dalam proses kurasi, setiap produk dinilai secara mendetail dan ketat oleh tim kurator. Penilaian mencakup aspek kualitas bahan baku, mutu hasil produksi, desain kemasan yang menarik, kebersihan proses pembuatan, kelengkapan legalitas usaha, hingga analisis potensi pemasaran baik di dalam maupun luar negeri.
Tujuan utamanya jelas, menyeleksi produk-produk terbaik yang layak dikembangkan lebih jauh, sekaligus memastikan barang yang dihasilkan memiliki nilai jual tinggi, relevan dengan kebutuhan pasar, serta aman dan layak dikonsumsi atau digunakan masyarakat luas.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para pelaku usaha semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas produknya. Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi akan terus memberikan pendampingan agar UMKM Nganjuk memiliki daya saing yang kuat dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” tambah Sri.
Lebih dari sekadar penyaringan, kegiatan ini menjadi ruang belajar dan pengembangan kapasitas. Para pelaku usaha mendapatkan masukan konstruktif serta bimbingan langsung.
“Kami berikan tak hanya menyangkut tampilan kemasan agar lebih menarik dan informatif, tetapi juga strategi membangun merek (branding) tapi juga sampai sertifikat halal. Izin edar produk, dan perlindungan hak kekayaan intelektual,” urainya
Menurut Sri, kualitas adalah faktor penentu keberhasilan. Mutu yang terjaga akan melahirkan kepercayaan konsumen, dan kepercayaan itulah yang akan membuka peluang pasar semakin luas.
“Oleh sebab itu, pemerintah tak henti mendorong para pengusaha untuk terus berinovasi, memperbaiki kemasan, dan melengkapi segala perizinan yang disyaratkan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kembali peran strategis UMKM bagi perekonomian daerah. Sektor ini menjadi tulang punggung yang menopang pertumbuhan ekonomi, membuka banyak lapangan kerja baru, serta secara langsung meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Karena itu, penguatan, pembinaan, dan pengembangan UMKM selalu menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan ekonomi Kabupaten Nganjuk ini,” katanya.
Dengan terselenggaranya kurasi produk ini, harapan besar pun mengemuka. Di masa mendatang, akan semakin banyak produk unggulan asal Nganjuk yang bisa menembus pasar-pasar besar, baik pasar ritel modern di kota-kota besar maupun pasar ekspor ke luar negeri.
“Kegiatan ini turut memperkuat identitas bahwa produk lokal Nganjuk adalah produk yang berkualitas tinggi, berstandar nasional, dan siap bersaing di kancah yang lebih luas,” pungkasnya. (*)






