Lamongan Bidik Investasi India, Realisasi Penanaman Modal Tembus Rp 2,55 Triliun

oleh -178 Dilihat
Pertemuan antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, dan Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat di Guest House Pendopo Lokatantra. (Foto: Ist)
Pertemuan antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, dan Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat di Guest House Pendopo Lokatantra. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan membuka peluang penguatan kerja sama investasi dengan India seiring meningkatnya realisasi penanaman modal di daerah tersebut. Sejumlah perusahaan asal India yang telah berkembang di Lamongan dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi dan potensi ekspansi bisnis ke depan.

Peluang kerja sama itu dibahas dalam pertemuan antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, dan Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat di Guest House Pendopo Lokatantra, Kamis (21/5).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, saat ini terdapat empat hingga lima perusahaan asal India yang telah beroperasi dan berkembang di Lamongan. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan investasi di Lamongan mampu memberikan dukungan bagi para investor untuk tumbuh bersama.

“Selama ini sudah ada 4 sampai 5 perusahaan yang dari India yang sudah berkembang baik di Lamongan, dan ke depan akan punya keinginan untuk investasi kembali di Kabupaten Lamongan. Itu menandakan bahwa pelayanan investasi di Lamongan terus mengupayakan sebaik-baiknya, sehingga bisa tumbuh bersama. Tentu kita terus membuat iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya perusahaan-perusahaan investasi yang ada di Lamongan,” ungkap Pak Yes.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara juga memaparkan potensi dan strategi pengembangan investasi daerah. Ia menyebut realisasi investasi di Lamongan pada 2025 mencapai sekitar USD 143,84 juta atau setara Rp 2,55 triliun.

Menurut Dirham, India memang belum masuk lima besar sumber Foreign Direct Investment (FDI) di Lamongan. Namun, tren hubungan ekonomi India dan Indonesia dinilai membuka peluang besar bagi investasi jangka panjang.

“India belum termasuk dalam 5 besar Foreign Direct Invetsment (FDI). Namun, lintasan investasi India menunjukkan peluang yang kuat untuk investasi jangka panjang dengan memantapkan posisinya sebagai salah satu mitra dagang terbesar dan mitra ekonomi utama Indonesia. Kami harap kedepannya dapat bekerjasama meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat berharap komunikasi awal tersebut dapat menjadi pintu pembuka hubungan yang lebih intensif antara Lamongan dan India, baik di sektor investasi maupun pendidikan.

Ia menyebut India memiliki berbagai peluang kerja sama yang memungkinkan partisipasi daerah, termasuk peluang investasi dan program beasiswa bagi pelajar Indonesia.

“Sekarang India dan Indonesia punya banyak kegiatan yang mungkin kita bisa bilang Lamongan juga bisa berpartisipasi di situ, banyak perusahaan yang investas, dan saya harap Lamongan bisa berpartisipasi juga. Ada beasiswa juga untuk siswa dari Indonesia ke India. Ini langkah silaturrahmi saja, karena saya mau kenal dulu, supaya saya tahu mana yang cocok, baru kita bawa yang bisa berhasil,” ucap Manoj.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.