KabarBaik.co, Bojonegoro – Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai mengungkapkan kegelisahan mereka terkait belum adanya kejelasan pencairan dana beasiswa. Khususnya program Beasiswa 10 Sarjana (SESAR) tahun 2026.
Keresahan ini mencuat di media sosial. Salah satunya melalui akun Instagram @Infobojonegoro. Dalam unggahan tersebut, mahasiswa menyampaikan bahwa hingga kini beasiswa SESAR belum juga terealisasi. Sementara program beasiswa lain justru telah berjalan dan bahkan memasuki tahap pencairan lanjutan.
Salah satu mahasiswa penerima mengungkapkan bahwa beasiswa tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan pendidikan sehari-hari. “Kami berharap ada kejelasan. Beasiswa ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Pantauan di media sosial menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap persoalan ini. Setidaknya terdapat 42 komentar, 565 tanda suka, dan 77 kali dibagikan ulang, yang sebagian besar mempertanyakan kejelasan pencairan beasiswa tersebut.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, memastikan pihaknya akan segera mengambil langkah. Dalam waktu dekat, Komisi C berencana memanggil Dinas Pendidikan Bojonegoro untuk membahas keberlanjutan program beasiswa, termasuk SESAR yang hingga kini belum dicairkan.
“Kami akan melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan. Untuk beasiswa sebelumnya, kami mendesak agar segera direalisasikan, dan informasinya akan segera dicairkan dalam waktu dekat,” tegasnya, Rabu (28/4).
Ia menambahkan, pemanggilan tersebut juga merupakan bentuk pengawasan terhadap aspirasi masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial. “Kami akan tetap melakukan pemanggilan terkait banyaknya pertanyaan di media sosial terkait keberlangsungan beasiswa,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, belum memberikan tanggapan saat dihubungi terkait belum terealisasinya beasiswa tersebut.
Sebagai informasi, Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan anggaran beasiswa tahun 2026 dengan nilai yang cukup besar, yakni berkisar antara Rp 40,4 miliar hingga Rp 43 miliar. Anggaran tersebut mencakup berbagai jenis program beasiswa, termasuk untuk mahasiswa. (*)







