Masuk Area Wisata Air Terjun Coban Tumpak Sewu Kabupaten Malang Kini Berbasis Teknologi

oleh -110 Dilihat
WhatsApp Image 2025 03 03 at 11.46.48
Wisata air terjun Coban Tumpak Sewu di Kabupaten Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Tidak seperti sebelumnya, memasuki area wisata air terjun Coban Tumpak Sewu, di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, kini menggunakan tiket online. Peluncuran secara resmi dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Purwoto mengatakan, tiket online dapat diakses melalui cobansewu.com atau dengan memindai QR code yang tersedia di lokasi. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan layanan wisata sekaligus mendukung kebijakan paperless dalam transaksi pembelian tiket.

“Dan QR code juga dipajang di pintu masuk Tumpak Sewu, Lumajang, untuk memudahkan wisatawan dalam pembelian tiket,” kata Purwoto, Senin (3/3).

Menurut Purwoto, melalui platform yang tersedia itu wisatawan bisa memesan tiket secara online serta mendapatkan informasi terbaru dan foto keindahan Coban Sewu. Sistem ini diterapkan berdasarkan instruksi Pemprov Jawa Timur, yakni Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA), yang melarang transaksi di dasar air terjun.

“Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kejadian viral sebelumnya dan bertujuan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengunjung,” tegas Purwoto.

Diketahui, harga tiket masuk Coban Sewu ditetapkan sebesar Rp 20 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 50 ribu untuk wisatawan mancanegara. Dengan sistem tiket online ini, wisata di Coban Tumpak Sewu diharapkan semakin nyaman, praktis, dan ramah lingkungan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.