Masyarakat Desa Sambibulu Rasakan Program PMD Unitomo

oleh -113 Dilihat
IMG 20240922 WA0030
Tim Unitomo saat mendampingi masyarakat Desa Sambibulu dalam Program PMD.(ist)

KabarBaik.co – Pada tahun 2024 Unitomo mendapat hibah Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (PDB) dari Kemeristekdikbud dengan tema PDB Penguatan Perekonomian Masyarakt Desa Sambibulu Melalui Wisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal.

Dalam kegiatan ini sebagai Ketua Pelaksana adalah Prof. Siti Marwiyah, sementara anggota terdiri; Prof. Fadjar Kurnia Hartati, Dra. Cicilia Tantri Suryawati, dan ada satu anggota dari Universitas Islam Kadiri, Dr. Sri Luayyi, dan dibantu 4 mahasiswa.

Menurut Siti Marwiyah, kegiatan pemberdayaan di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo ini dilakukan dengan melihat potensi permasalahan yang dimiliki oleh desa, khususnya pada dua mitra kerjasama.

Ada dua mitra kerjasama, yaitu Mitra-1 adalah Kelompok Karang Taruna yang mengelola unit usaha yang ada di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sambi Madu dengan unit usahanya meliputi ecowisata air, lapak UMKM, persewaan alat pertanian dan agrobisnis.

Dari pengamatan di lapangan, kata Siti Marwiyah, tim Unitomo melihat masih ada permasalahan, yaitu kurangnya varian menu yang ditawarkan oleh kafe dan terlihat agak kumuh.

“Juga kurangnya jenis permainan yang bersifat edukasi di ekowisata air dan agrowisata Jambu Merah, kurangnya dana maintenance, dan keamanan pada permainan flying fox,” ujar Siti Marwiyah yang juga Rektor di Unitomo ini.

Sementara, menurut Siti Marwiyah, Mitra-2 adalah Kelompok Tani Jambu Biji Merah Sambi Horti yang menjadi anggota di P4S yang melakukan kegiatan on farm (budidaya) jambu biji merah.

“Mitra-2 sejak tahun 2010 dikukuhkan sebagai kelompok tani Sambi Horti di bawah binaan Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo. Permasalahan yang ada pada Mitra 2 adalah masih rendahnya produksi jambu merah, pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia (anorganik) yang jika digunakan secara terus menerus akan mudah terserang hama dan hasil produk buah segar masih terbatas pada pembuatan jus jambu merah, belum ada makanan olah lain dari buah jambu merah,” ujarnya.

Untuk itulah, kata Siti Marwiyah, tim melakukan sosialisasi dan pendampingan berupa penerapan inovasi teknologi di tahun kesatu yaitu pembuatan Pupuk Hayati dan inovasi mesin freezer.

“Pembuatan pupuk hayati dan penggunaan mesin freezer bermanfaat untuk menyimpan produk jambu biji merah dalam bentuk frozen agar dapat menjaga kualitas produk dalam waktu yang lebih lama,” ujar Rektor perempuan pertama di Unitomo ini.

Sedangkan untuk solusi yang ditawarkan kepada Mitra 1, menurut Siti Marwiyah, yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan penerapan quality control pengaman flying fox dan pendampingan penerapan inovasi teknologi freezer.

“Kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan pupuk dan pestisida organik, memberikan pelatihan dan pendampingan inovasi diversifikasi jambu biji merah dan bawang merah, pelatihan dan pendampingan teknik food and baverage, serta pelatihan dan pendampingan penerapan teknik permainan edukasi kepada Mitra-1 dan Mitra-2,” ujarnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.