Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kali Brangbiji Sumbawa

oleh -90 Dilihat
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.

KabarBaik.co, Sumbawa – Warga Kelurahan Brangbiji digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di tumpukan sampah Kali Brangbiji, tepatnya di RT 01 RW 15, Jumat pagi (17/4).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang warga, Arifin, 35. Saat itu, ia hendak membuang sekaligus membersihkan sampah di aliran kali, namun justru melihat tubuh manusia mengapung di antara tumpukan sampah.

“Awalnya saksi hendak membersihkan sampah, tetapi melihat tubuh manusia mengapung,” ujar Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondhi.

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Sumbawa bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Sumbawa langsung turun ke lokasi. Personel gabungan tiba sekitar pukul 07.00 WITA dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses evakuasi.

Tim yang terlibat terdiri dari Kapolsek Sumbawa, Kanit Reskrim, Kanit Intel, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumbawa, serta dibantu Basarnas, Sat Pol Air, dan Babinsa setempat.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Unit 2 Sumbawa menuju ruang jenazah RSUD Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berinisial AW, 29, warga Dusun Daya Makmur, Desa Kokar Lian, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian korban.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.