KabarBaik.co – Mahasantri pondok pesantren Tebu Ireng Jombang asal Riau, Muhammad Habib Yusra, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Ia meraih Juara 1 cabang Fikih dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 yang digelar di Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan.
Habib merupakan mahasantri semester 1 tingkat M2 di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang. Dalam kompetisi ini, ia mengkaji kitab Bidayatul Mujtahid dan meraih skor tertinggi dengan nilai 977,67, mengungguli peserta dari 10 negara Asia Tenggara.
“Alhamdulillah, tidak ada yang terlalu berat selama perlombaan,” kata Habib, Kamis (9/10).
Habib mengaku sangat bersyukur bisa memberikan kebanggaan bagi orang tua dan guru-gurunya.
Habib terpilih mewakili Indonesia setelah menjadi finalis lomba Bahtsul Kutub tahun 2023, lalu mengikuti seleksi nasional yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng. Ia lolos bersama tiga delegasi lainnya untuk cabang Fikih dan Tafsir, kategori putra-putri.
“Latihan dimulai sekitar tiga bulan sebelum lomba, tidak terlalu intens karena bersamaan dengan kegiatan lain,” ujarnya.
Dalam persiapan, Habib dibimbing langsung oleh KH. Ach. Roziqi, yang juga mendampingi selama kompetisi berlangsung.
Penjurian MQK Internasional tahun ini dilakukan oleh tiga dewan juri dengan fokus penilaian pada. Nahwu-Sharaf dan tata bahasa. Tarjamah serta penguasaan istilah fikih (mustholahat fiqhiyyah). Analisis serta penerapan hukum fikih
Sebagai juara pertama, Habib mendapatkan medali, plakat, dan uang pembinaan. Namun lebih dari itu, ia menyebut pengalaman ini sangat berharga.
“Bisa nambah wawasan, silaturahmi, dan kenalan dengan teman-teman dari berbagai negara,” ungkapnya.
Prestasi Habib disambut apresiasi oleh para dosen dan Mudir Ma’had Aly Tebuireng. Capaian ini disebut sebagai bukti bahwa pesantren Indonesia, termasuk dari daerah seperti Riau, mampu bersaing di tingkat internasional dalam penguasaan kitab kuning atau kutub turats. (*)






