Menang Judol Dipakai Modal Jualan Narkoba, Pria Panceng Ditangkap Polres Gresik

oleh -1038 Dilihat
Tersangka EP digiring personel Satreskoba Polres Gresik. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co, Gresik – Satreskoba Polres Gresik meringkus seorang pengedar sabu-sabu berinisial EP, 28, warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Menariknya, residivis itu jualan narkoba memakai modal hasil bermain judi online (judol).

Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra menjelaskan, EP ditangkap dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. “Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti 8 klip sabu seberat 1,6 gram, 1 timbangan listrik, 1 HP dan uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 2,39 juta,” bebernya, Rabu (19/8).

Menurut Shabda, tersangka mendapatkan modal berjualan sabu-sabu dari hasil bermain judol. EP mengaku sudah bermain judol sejak tahun 2024, tepatnya tiga bulan setelah keluar dari penjara.

“Tersangka biasanya melakukan depo kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu di lima website judol yang berbeda. Tersangka EP juga pernah beberapa kali menggadaikan motornya untuk depo di situs judol.

Meskipun kerap kalah, EP ternyata juga beberapa kali jackpot alias menang. Sekali menang dia bisa meraup Rp 1-2 juta. “Dari hasil penyelidikan, uang hasil judol itu disisihkan untuk membeli sabu lalu diedarkan,” tutupnya.

Kini, EP harus menghadapi dua sangkaan sekaligus. Yakni terkait peredaran gelap narkoba dan judol. Ia kembali dijebloskan ke balik jeruji besi penjara.

Tidak berhenti di EP, Polres Gresik melakukan penyelidikan untuk memburu bandar judi online. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba serta judi online,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.