KabarBaik.co, Jakarta- Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi memanggil 18 pemain terbaik untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional menuju Asian Games 2026, di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September depan.
Pengumuman tersebut datang di tengah dinamika perjalanan Timnas Voli Putra Indonesia yang penuh warna sepanjang tahun 2026 ini. Mulai dari sejarah manis saat menjuarai AVC Men’s Cup hingga tamparan keras dari kegagalan meraih gelar di ajang SEA V Cup.
”Para pemain harus tiba di Padepokan Voli Jenderal Kunarto pada Selasa (4/8),” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella dalam keterangannya, Senin (3/8).
Mengusung target menembus jajaran empat besar di Asian Games itu, pelatih Reidel Toiran tampaknya berupaya meramu kombinasi skuad yang terbilang menarik. Kerangka utama yang dipanggil adalah para pilar winning team pencetak sejarah di India, tempat di mana Indonesia menaklukkan Korea Selatan dan melahirkan Boy Arnez Arabi sebagai pemain terbaik turnamen.
Nama-nama muda yang sedang naik daun seperti duo hitter potensial Rama Fazza Fauzan dan Fauzan Nibras serta libero Putra Bagus Hidayatulloh kembali dipercaya menjadi tulang punggung tim.
Namun, menyadari betapa sengit dan beratnya panggung Asian Games, Reidel Toiran enggan berjudi dengan hanya mengandalkan darah muda. Pelatih asal Kuba tersebut memanggil kembali sejumlah pilar senior bermental baja yang sempat absen di kejuaraan Asia lalu.
Kehadiran pengatur serangan senior Dio Zulfikri dihadirkan untuk memberikan ketenangan mendampingi Jasen Natanael dan Alfin Daniel. Sementara itu, selain nama Farhan Halim, kedalaman posisi penyerang luar makin solid dengan masuknya Fahri Septian Putratama dan Sigit Ardian yang dikenal memiliki kualitas penerimaan bola pertama sangat baik, disempurnakan oleh ketangguhan M. Malizi di jaring tengah.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Hasil pahit di SEA V Cup 2026 menjadi alarm tepat waktu bagi Timnas Indonesia. Status sebagai “Raja Asia” yang baru disandang, justru sempat membuat permainan Indonesia mudah terbaca oleh lawan-lawan di kawasan Asia Tenggara. Bisa jadi faktor kelelahan fisik serta ketergantungan pada pola serangan tertentu menjadi catatan besar yang harus segera dibenahi sebelum terbang ke Jepang.
Ujian di Aichi-Nagoya dipastikan jauh lebih berat. Berdasarkan hasil pengundian grup, Indonesia berada di Grup B dan harus berhadapan langsung dengan Iran—sang raksasa Asia pemenang tiga medali emas Asian Games secara beruntun—serta Thailand dan Kirgizstan.
Persaingan internal di dalam Pelatnas pun tentu tidak terhindarkan mengingat regulasi resmi hanya mengizinkan 12 hingga 14 pemain yang masuk ke dalam skuad akhir, sehingga empat hingga enam pemain terpaksa harus tereliminasi.
Berikut daftar lengkap 18 pemain ke Pelatnas Tim Voli Putra Indonesia menuju Asian Games 2026.
Setter / Pengumpan (3 Pemain)
- Dio Zulfikri
- Alfin Daniel Pratama
- Jasen Natanael Kilanta
Outside Hitter (6 Pemain)
- Farhan Halim
- Fahri Septian Putratama
- Boy Arnez Arabi
- Sigit Ardian
- Luvi Febrian Nugraha
- Agil Angga Anggara
Opposite Hitter (2 Pemain)
- Rama Fazza Fauzan
- Fauzan Nibras
Middle Blocker (5 Pemain)
- Hendra Kurniawan
- M. Malizi
- Raden Gumilar
- Tedi Oka Syahputra
- Putra Bagus Hidayatulloh
Libero (2 Pemain)
- Fahreza Rakha Abhinaya
- Raihan Rizqy Athorif







