KabarBaik.co, Jombang – Aktivitas lalu lintas di kawasan Bundaran Ringin Contong, Kecamatan/Kabupaten Jombang, mendadak terhenti, Senin (17/8).
Bukan karena macet atau kecelakaan. Para pengendara sengaja menghentikan kendaraan selama sekitar lima menit untuk menghormati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penghentian kendaraan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi di kawasan Ringin Contong. Petugas Satlantas Polres Jombang mengarahkan pengendara sepeda motor maupun mobil untuk berhenti sejenak.
Kanit Regident Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setyanto mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari cara mengajak masyarakat ikut memperingati Hari Kemerdekaan, meski sedang berada di perjalanan.
“Pada saat ini kita mengajak masyarakat Kota Jombang dalam setiap kegiatan di jalan agar tetap selalu ingat perjuangan para pahlawan kita. Atas jasa-jasa mereka, kita saat ini bisa melaksanakan segala aktivitas di Kota Jombang,” ujar Anang.
Menurutnya, seluruh pengguna jalan yang berada di kawasan tersebut diminta berhenti selama lima menit. Waktu singkat itu digunakan untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Seluruh elemen masyarakat yang berada di jalan kita berhentikan selama lima menit untuk memperingati detik-detik Proklamasi dan menghormati perjuangan para pendahulu kita,” katanya.
Bagi para pengendara, berhenti selama lima menit ternyata bukan sekadar menghentikan perjalanan. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengingat arti kemerdekaan.
Anggit salah satunya pengendara motor warga Kecamatan Ploso. Saat melintas mengaku ia tak keberatan ketika perjalanannya harus terhenti sementara.
” Tidak masalah berhenti sebentar. Justru ini menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai jasa para pahlawan. Kita bisa berkendara dan beraktivitas dengan bebas seperti sekarang karena perjuangan mereka,” kata Anggit.
Ia menilai, melibatkan pengguna jalan dalam peringatan detik-detik Proklamasi menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah kesibukan masyarakat.
“Walaupun hanya beberapa menit, menurut saya ini penting. Kita bisa ikut menghormati perjuangan para pahlawan meskipun sedang dalam perjalanan,” ujarnya.
Suasana di Ringin Contong pun sejenak berubah. Kendaraan yang biasanya terus bergerak berhenti bersama, sementara masyarakat mengikuti momen peringatan kemerdekaan.
Lima menit mungkin terasa singkat. Namun di tengah padatnya aktivitas masyarakat, berhenti sejenak untuk mengenang perjuangan para pahlawan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini tidak datang begitu saja.
Dari jalanan Ringin Contong, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun berlangsung dengan cara sederhana, berhenti, mengenang, dan menghormati perjuangan para pendahulu bangsa.








