Mentan Amran Ajak Semua Pihak Kawal Pangan Nasional dan Berantas Permainan Distribusi

oleh -244 Dilihat
Mentan Amran didampingi Direktur Utama Perum Bulog, jajaran Satgas Pangan, Kepala Bulog Divre Jawa Timur
Mentan Amran didampingi Direktur Utama Perum Bulog, jajaran Satgas Pangan, Kepala Bulog Divre Jawa Timur

KabarBaik.co, Gresik — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan dan swasembada pangan nasional saat melakukan kunjungan kerja ke Gudang Sewa Bulog Romokalisari, Bumi Maspion, Gresik, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran didampingi Direktur Utama Perum Bulog, jajaran Satgas Pangan, Kepala Bulog Divre Jawa Timur, serta dihadiri kelompok kontak tani nelayan andalan (KTNA/Klompencapir), mahasiswa BEM, hingga sejumlah pemangku kepentingan sektor pangan.

Suasana dialog berlangsung hangat namun penuh ketegasan. Di hadapan peserta, Mentan Amran menyoroti berbagai persoalan pangan nasional, mulai dari upaya menjaga swasembada beras, stabilitas harga telur, hingga kelangkaan Minyakita yang masih ditemukan di sejumlah daerah.

Amran menyebut Indonesia saat ini termasuk salah satu negara penghasil beras terbesar di dunia. Menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui kerja bersama seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, petani, hingga aparat pengawasan pangan.

“Indonesia termasuk tiga besar penghasil beras terbesar. Ini harus kita jaga bersama. Ketahanan pangan bukan hanya soal hari ini, tetapi masa depan bangsa,” ujar Amran, Rabu (13/5).

Dalam dialog tersebut, Amran juga menyinggung pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat, khususnya telur, sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul Indonesia.

Ia mengungkapkan, pemerintah mendorong peningkatan konsumsi telur bagi anak-anak dan masyarakat sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Kalau dulu konsumsi telur hanya sekali dalam seminggu, kita dorong bisa dua kali. Ini investasi jangka panjang untuk anak-anak Indonesia. Mungkin secara politik tidak langsung terasa, tetapi dampaknya untuk masa depan bangsa sangat besar,” katanya.

Menurut Amran, pembangunan sektor pangan tidak semata berbicara soal produksi, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas generasi penerus bangsa. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kebijakan pangan yang berpihak pada rakyat.

Dalam kesempatan itu, Mentan Amran juga menanggapi kondisi harga telur yang mulai mengalami penurunan di pasaran. Ia menilai situasi tersebut perlu terus dikawal agar tetap stabil dan tidak merugikan peternak maupun masyarakat sebagai konsumen.

Selain itu, Amran menyoroti masih langkanya Minyakita di sejumlah wilayah. Ia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap pihak-pihak yang diduga memainkan distribusi maupun mengganggu stabilitas pangan nasional.

Dengan nada tegas, Amran meminta aparat dan Satgas Pangan menindak pelaku yang terbukti merugikan masyarakat.

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan. Kalau ada yang bermain-main dengan kebutuhan rakyat, tentu akan diproses. Jangan ganggu perintah Presiden terkait pangan,” tegasnya.

Ia juga meminta pengawasan lebih difokuskan kepada produsen maupun distributor besar yang diduga menjadi sumber persoalan distribusi.

“Yang dicari itu produsennya, distributor besarnya. Kalau ada yang sengaja menghambat distribusi atau membuat rakyat susah, tentu harus ditindak,” ujarnya.

Amran menegaskan, pemerintah saat ini serius memperkuat sistem pangan nasional agar lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ancaman krisis pangan dan perubahan iklim.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, mahasiswa, hingga aparat pengawasan, untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kita ingin Indonesia kuat. Negara kuat kalau pangannya aman. Karena itu semua harus ikut menjaga,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.