KabarBaik.co, Surabaya – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman. Hal itu ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, saat melakukan kunjungan kerja ke gudang Bulog Banjarkemantren, Kantor Cabang Surabaya, Minggu (19/4).
Dalam agenda monitoring stok tersebut, Amran menyampaikan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah. Berdasarkan data yang dihimpun dari Perum Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), dan FAO, stok beras nasional telah mencapai kisaran 4,5 hingga 4,9 juta ton, dan diproyeksikan menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.
“Silakan masyarakat melakukan pengecekan langsung. Data ini berasal dari Bulog, BPS, dan FAO yang semuanya kredibel. Hari ini stok kita sekitar 4,5 juta ton, dan insyaallah minggu depan mencapai 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Amran.
Amran mengapresiasi langkah Perum Bulog yang membuka akses luas bagi publik untuk melihat langsung kondisi stok di gudang. Mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga organisasi kepemudaan dilibatkan sebagai bagian dari transparansi data pangan.
Menurut Amran, keterlibatan publik penting untuk memastikan adanya verifikasi independen sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi pangan nasional.
Selain cadangan beras, pemerintah juga mencatat ketersediaan pangan dari sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) mencapai 12,5 juta ton. Sementara itu, standing crop atau tanaman yang siap panen diperkirakan mencapai 11 juta ton.
Dengan total ketersediaan pangan yang mencapai sekitar 28 juta ton, pemerintah optimistis kebutuhan nasional dapat terpenuhi hingga 11 bulan ke depan, termasuk dalam menghadapi potensi dampak fenomena iklim ekstrem seperti El Nino.
Untuk mengantisipasi musim kemarau panjang, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi, mulai dari pompanisasi hingga optimalisasi jaringan irigasi, berdasarkan pengalaman menghadapi El Nino pada periode sebelumnya.
Tak hanya di sektor pangan, kesiapan juga dilakukan di sektor energi. Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar, termasuk alokasi khusus bagi petani, serta mendorong program pencampuran biodiesel guna menjaga stabilitas pasokan energi.
“Pangan kita pastikan aman. Energi juga kita siapkan, termasuk BBM untuk petani. Ini semua hasil kolaborasi lintas kementerian agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga,” pungkas Amran. (*)








