Menteri Keuangan Sebut Anggaran MBG Dipangkas Rp 67 Triliun

oleh -203 Dilihat
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Ist)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Ist)

KabarBaik.co, Jakarta- Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dipastikan mengalami evaluasi. Dari angka semula yang mencapai Rp 335 triliun, disebut menjadi Rp 268 triliun. Artinya ada pemangkasan sebesar Rp 67 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa proses perampingan anggaran ini masih belum selesai dan berpotensi akan terus berlanjut ke depan.

“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN (Badan Gizi Nasional) bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” ujar Purbaya kepada wartawan dalam Konferensi Pers APBN KiTa di kantor Kementerian Keuangan,  Selasa (19/5).

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga meminta publik untuk berhenti melayangkan kritik negatif terhadap program prioritas tersebut. Dia menekankan bahwa langkah penyesuaian yang terjadi saat ini merupakan bagian dari pembenahan sistem keuangan program.

“Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden (Prabowo) sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” jelas Purbaya.

Meski belum merinci bentuk efisiensi yang akan diterapkan, Purabaya memastikan bahwa pengetatan ikat pinggang tersebut tidak akan mengorbankan kualitas makanan bergizi yang diterima para siswa di sekolah.

Hingga akhir April 2026, realisasi anggaran MBG tercatat telah menyerap Rp 75 triliun, atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran tahun ini. Lewat serapan dana tersebut, program ini diklaim telah berhasil menjangkau 61,96 juta orang penerima manfaat, dengan dukungan operasional dari 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.

Pemerintah, lanjut dia, juga menegaskan tidak menutup diri dari kritik dan saran. Purbaya memastikan Presiden Prabowo Subianto terus melakukan kalkulasi matang guna mencari formula terbaik agar program MBG tetap berjalan efektif dan optimal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.