KabarBaik.co, Bojonegoro – Kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Jatirogo, tepatnya di wilayah Desa Banjarsari, Trucuk, Bojonegoro, Senin (3/8). Akibat insiden tersebut, satu pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua pengendara lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi S 2280 DH yang dikendarai S, 41, warga Parengan, Tuban, melaju dari arah barat menuju timur.
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Yamaha Mio bermaksud mendahului sebuah truk dengan mengambil jalur kanan hingga melewati garis as jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Karisma bernomor polisi S 6198 BE yang dikendarai D, 19, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ujar Septian.
Benturan keras tersebut tambah Septian, menyebabkan Honda Karisma terpental. Pada saat yang sama, dari arah yang sama di belakang Honda Karisma melaju motor Honda Revo bernomor polisi S 4921 ABK yang dikendarai HA, 37, warga Desa Ngunut, Dander. Karena tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar, Revo akhirnya ikut menabrak Karisma sehingga kecelakaan melibatkan tiga kendaraan sekaligus.
Akibat kejadian tersebut, pengendara Mio meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara Karisma dan Revo mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Jenazah korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro.
Septian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan mendahului apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. Pastikan jalur di depan benar-benar aman agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (*)






