KabarBaik.co, Bojonegoro – Akibat tak kuat nemanjak, sebuah truk molen mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik hingga ringsek. Akibat kejadian tersebut, sang sopir meninggal di tempat kejadian setelah sebelumnya sempat terjepit di bagian kabin kendaraan pada Sabtu (25/7).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian menjelaskan kecelakaan bermula saat truk molen bermuatan cor melaju dari arah Malo menuju Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.
Korban diketahui bernama Setu Mianto, 56, warga Cepu, Blora. Sopir truk molen Hino bernopol H 9104 QQ itu meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjepit di ruang kemudi akibat kendaraan yang dikemudikannya terbalik.
“Sesampainya di Jalan Desa Kawengan yang merupakan jalur menanjak, kendaraan diduga tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur. Pengemudi kemudian tidak dapat menguasai laju kendaraan,” ujar Septian.
Akibatnya, truk meluncur mundur dan menabrak sejumlah fasilitas di tepi jalan, yakni pohon, tiang jaringan WiFi, tiang penerangan jalan umum (PJU), serta tiang lampu hazard. Benturan keras tersebut menyebabkan truk terguling.
“Korban meninggal dunia di lokasi karena terjepit di dalam kabin kendaraan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Padangan,” tambahnya.
Petugas Satlantas Polres Bojonegoro yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Septian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, termasuk sistem pengereman, serta memperhitungkan kemampuan kendaraan saat melintasi jalur menanjak guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (*)






